BREAKING NEWS
 

Ini Jurus OJK Perkuat IHSG Dan Jaga Kepercayaan Investor

Reporter & Editor :
ADITYA NUGROHO
Kamis, 29 Januari 2026 21:44 WIB
Ilustrasi IHSG. (Foto: Khairizal Anwar/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membeberkan sejumlah langkah strategis untuk memperkuat kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sekaligus menjaga kepercayaan investor global melalui peningkatan tata kelola dan transparansi pasar modal nasional.

Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar mengatakan langkah tersebut merupakan respons atas hasil konsultasi Morgan Stanley Capital International (MSCI) terkait aspek free float saham Indonesia yang memengaruhi persepsi investor serta arus modal asing ke pasar domestik.

“Masukan dari MSCI ini menjadi bagian dari komitmen kami untuk memperbaiki integritas dan transparansi pasar modal Indonesia,” ujar Mahendra dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (29/1).

Baca juga : BRI Insurance Perkuat Asuransi Kendaraan Lewat OTOMAXY

Sebelumnya, MSCI merilis hasil konsultasi free float yang menyoroti kekhawatiran investor global terhadap keterbukaan struktur kepemilikan saham di Indonesia, meskipun Bursa Efek Indonesia (BEI) telah melakukan sejumlah perbaikan data.

Mahendra menegaskan masukan tersebut mencerminkan keseriusan MSCI untuk tetap mempertahankan saham-saham Indonesia dalam MSCI Emerging Markets Index, sehingga perlu ditindaklanjuti secara komprehensif oleh regulator.

Adsense

Untuk mengakomodasi hal tersebut, OJK bersama Self Regulatory Organization (SRO) pasar modal menyiapkan sejumlah langkah konkret.

Baca juga : Kemendukbangga Perkuat Ruang Aman bagi Perempuan

Pertama, BEI telah memublikasikan data kepemilikan saham secara lebih komprehensif melalui laman resminya. Dalam publikasi tersebut, BEI mengecualikan kategori investor korporasi dan others (lainnya) dalam perhitungan free float, serta merinci kepemilikan saham di atas dan di bawah 5 persen untuk setiap kategori investor.

“Data yang sudah dipublikasikan ini saat ini sedang dipelajari oleh MSCI untuk memastikan kesesuaiannya dengan kebutuhan mereka,” ujar Mahendra.

Kedua, SRO pasar modal akan menerbitkan ketentuan mengenai batas minimal free float sebesar 15 persen dalam waktu dekat. OJK juga akan menyiapkan kebijakan exit policy bagi emiten atau perusahaan tercatat yang tidak mampu memenuhi ketentuan tersebut.

Baca juga : Dengan SAKEDAP, Perpusnas Perkuat Tata Kelola Serah Simpan Nasional

“Untuk melaksanakan langkah-langkah ini, kami terus berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan terkait,” kata Mahendra.

OJK berharap rangkaian kebijakan tersebut dapat memperkuat kepercayaan investor, meningkatkan kualitas pasar modal, serta menjaga daya tarik Indonesia sebagai tujuan investasi di tengah dinamika pasar global.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense