RM.id Rakyat Merdeka - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada awal perdagangan Senin (9/2/2026). Pada pembukaan, IHSG naik 34,76 poin atau 0,44 persen ke level 7.970,02.
Namun, penguatan tersebut tidak bertahan lama. Setelah pembukaan perdagangan, IHSG berbalik bergerak di zona merah dan terkoreksi hingga 0,19 persen seiring tekanan jual yang muncul di sejumlah saham berkapitalisasi besar.
Baca juga : IHSG Dibuka Turun Ke Zona Merah, Pagi Ini Di Level 7.920
Berdasarkan data awal perdagangan, pergerakan saham terpantau bervariasi. Sebanyak 268 saham menguat, 109 saham melemah, dan 286 saham tidak mengalami perubahan harga.
Nilai transaksi pada awal sesi perdagangan tercatat mencapai Rp 275,72 miliar dengan volume transaksi sebesar 376,49 juta saham yang diperdagangkan dalam 36.369 kali transaksi.
Baca juga : IHSG Tertekan Lagi, Istana Tenangkan Pasar
Sementara itu, kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) tercatat meningkat menjadi Rp 14.421 triliun, meskipun indeks bergerak fluktuatif pada menit-menit awal perdagangan.
Tim Analis Reliance Sekuritas mengatakan, secara teknikal candle terakhir IHSG berbentuk doji (reversal pattern), masih di bawah MA5 serta indikator Stochastic dead cross. “Dengan demikian, IHSG hari ini akan mengalami penguatan,” tulis Reliance Sekuritas dalam riset hariannya, Senin (9/2/2026).
Baca juga : IHSG Berpeluang Bangkit ke 8.400, Investor Intip Peluang Borong Saham
Pihaknya memproyeksi, IHSG hari ini menguat dan bergerak pada rentang support 7.854 dan resistance 8.028.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.