BREAKING NEWS
 

Perkuat Kedaulatan Pangan

NTB Jadi Pusat Produksi Bawang Putih Nasional

Reporter : DIDI RUSTANDI
Editor : FAZRY
Selasa, 10 Februari 2026 06:30 WIB
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman (kedua kiri) melihat kualitas bawang putih saat mengunjungi tempat penyimpanan bawang putih di kawasan Sembalun, Nusa Tenggara Barat (NTB), Senin (9/2/2026).

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) mulai menggencarkan program perluasan lahan tanam bawang putih. Ini langkah strategis menuju swasembada pangan.

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengatakan, program ini merupakan instruksi langsung Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat kedaulatan pangan nasional.

Salah satu langkah konkretnya adalah menjadikan Nusa Tenggara Barat (NTB) sebagai episentrum produksi bawang putih nasional. Kementan memproyeksikan kawasan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, NTB, sebagai area kunci.

Baca juga : Digitalisasi Jadi Solusi Berantas Parkir Liar

“Insya Allah kalau mampu 50 ribu hektare. Minimal 20 ribu hektare ditanami bawang putih,” ujar Amran saat melakukan penanaman perdana di Sembalun, NTB, Senin (9/2/2026).

Amran optimistis target penghentian impor bisa tercapai lebih cepat dari rencana semula.

“Paling lambat lima tahun. Kalau bisa empat tahun, kita tidak lagi melakukan impor. Pak Presiden sudah menginstruksikan saya merealisasikan itu,” katanya.

Baca juga : Bang Jay, Maafkan Inter Ya...

Menurutnya, potensi produktivitas di NTB sangat menjanjikan.

Adsense

“Produksi di NTB ini 20 ton bawang putih. Tadi ada yang 28 ton per hektare. Ini sangat menarik untuk kita kembangkan. Indonesia pasti bisa swasembada,” ucap Amran.

Merespons arahan tersebut, Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal menyatakan kesiapan daerahnya. Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB akan memfokuskan lahan di Sembalun untuk pembenihan guna mendukung kebutuhan nasional.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense