BREAKING NEWS
 

Kabar Baik Buat Pemudik! Pemerintah Siapkan Diskon Transportasi Rp 911 M

Reporter : NUR ROCHMANNUDIN
Editor : ADITYA NUGROHO
Selasa, 10 Februari 2026 17:21 WIB
Foto: Tim Media Presiden

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah menyiapkan stimulus ekonomi berupa diskon transportasi senilai Rp 911,16 miliar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional pada Triwulan I-2026 sekaligus memudahkan mobilitas masyarakat menjelang mudik Lebaran.

Stimulus tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) maupun Non-APBN, dengan sasaran sektor transportasi darat, laut, udara, dan penyeberangan.

“Dalam rangka libur hari besar nasional Idul Fitri, pemerintah memberikan stimulus ekonomi berupa diskon transportasi. Total anggarannya Rp 911,16 miliar yang berasal dari APBN dan Non-APBN,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam konferensi pers di Stasiun Gambir, Jakarta, Selasa (10/2/2026).

Baca juga : Muhaimin: Pemerintah Tidak Biarkan Pers Jalan Sendirian

Airlangga menjelaskan, diskon tiket kereta api diberikan sebesar 30 persen untuk periode perjalanan 14–29 Maret 2026 dengan target 1,2 juta penumpang. Program ini diharapkan mampu meningkatkan mobilitas masyarakat sekaligus mendorong konsumsi domestik selama periode Lebaran.

Adsense

Selain kereta api, pemerintah juga memberikan diskon tarif angkutan laut. Tiket kapal PT Pelni (Persero) didiskon 30 persen dari tarif dasar untuk periode 11 Maret–5 April 2026, dengan target 445 ribu penumpang.

Pada sektor angkutan penyeberangan, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memberikan diskon tarif jasa pelabuhan hingga 100 persen pada 12–31 Maret 2026. Program ini ditargetkan menjangkau sekitar 945 ribu unit kendaraan dan 2,4 juta penumpang.

Baca juga : Pemerintah Targetkan PLTSa Beroperasi 2027

Sementara itu, angkutan udara juga mendapatkan stimulus berupa diskon tarif tiket pesawat kelas ekonomi untuk penerbangan domestik sebesar 17–18 persen pada periode 14–29 Maret 2026. Pemerintah menargetkan program ini dapat dimanfaatkan oleh sekitar 3,3 juta penumpang.

Selain diskon transportasi, pemerintah turut mendorong penerapan kebijakan Work From Anywhere (WFA) guna mengurai kepadatan arus mudik. WFA didorong untuk diterapkan pada 16, 17, 25, 26, dan 27 Maret 2026, baik bagi aparatur sipil negara (ASN) maupun pekerja swasta.

“Kami memberikan fleksibilitas dalam penetapan hari kerja, khususnya bagi ASN dan juga pekerja swasta, agar mobilitas masyarakat dapat lebih terdistribusi,” ujar Airlangga.

Baca juga : Dongkrak Daya Beli Masyarakat, Pemerintah Siapkan Bansos Lebaran 12,8 T

Pemerintah berharap stimulus diskon transportasi dan kebijakan WFA dapat menjaga kelancaran arus mudik, meningkatkan aktivitas ekonomi, serta mendukung pertumbuhan ekonomi nasional pada awal 2026.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense