BREAKING NEWS
 

Penjualan Emas dan Alat Berat Perkuat Kinerja United Tractors Tahun 2025

Reporter & Editor :
FAZRY
Jumat, 27 Februari 2026 10:28 WIB
Ilustrasi. (Foto: Dok UT)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT United Tractors Tbk (UNTR) menunjukkan ketangguhan operasional di tengah fluktuasi harga komoditas global sepanjang tahun 2025.

Perseroan berhasil mencatatkan pertumbuhan signifikan pada segmen pertambangan emas dan kenaikan volume penjualan alat berat Komatsu.

Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian tahun 2025, segmen usaha Pertambangan Emas dan Mineral Lainnya menjadi motor pertumbuhan dengan kenaikan pendapatan sebesar 41 persen menjadi Rp 14,0 triliun.

Lonjakan ini terutama didorong oleh penguatan harga jual emas di pasar internasional. Meski pendapatan bersih konsolidasian berada di angka Rp 131,3 triliun atau terkoreksi tipis 2 persen dari tahun sebelumnya, perseroan tetap mencatatkan performa solid di sektor Mesin Konstruksi.

Penjualan alat berat Komatsu naik 2 persen menjadi 4.515 unit, ditopang oleh tingginya permintaan dari sektor kehutanan dan perkebunan.

Baca juga : Paguyuban Demak Bintoro Nusantara Perkuat Sinergi Bangun Daerah

Corporate Secretary UNTR Ari Setiyawan menjelaskan, laba bersih Perseroan turun 24 persen menjadi Rp 14,8 triliun.

Hal ini disebabkan oleh penurunan kontribusi dari segmen Kontraktor Penambangan yang terkendala curah hujan tinggi.

Dan segmen Pertambangan Batu Bara Termal dan Metalurgi akibat harga jual batu bara yang lebih rendah.

"Yang sebagian dapat diimbangi oleh penguatan harga emas," ujar Ari Setiyawan dalam keterangannya, Jumat (27/2/2026).

Kepemimpinan Pasar

Adsense

Di tengah tantangan cuaca ekstrem, Komatsu tetap mempertahankan posisinya sebagai pemimpin pasar alat berat di sektor pertambangan dengan pangsa pasar mencapai 20 persen.

Baca juga : Pendapatan Bunga Naik, IIF Cetak Pertumbuhan Laba Bersih 51,2 Persen Tahun 2025

Pertumbuhan juga terlihat pada penjualan Scania yang naik dari 436 unit menjadi 466 unit.

Pada segmen tambang batu bara, volume penjualan justru naik 9 persen menjadi 14,3 juta ton, meski secara nilai pendapatan terdampak oleh penurunan harga rata-rata jual global.

Optimisme dan Ekspansi

Keyakinan manajemen terhadap prospek bisnis jangka panjang tercermin dari aksi korporasi pembelian kembali (buyback) saham.

Setelah menyelesaikan tahap pertama senilai Rp 2 triliun pada Januari 2026, UT langsung memulai tahap kedua dengan nilai maksimal Rp 2 triliun hingga April mendatang.

Menurut Ari, program ini mencerminkan keyakinan manajemen terhadap prospek Perseroan dan kemampuannya untuk menghasilkan arus kas yang berkelanjutan.

Baca juga : Jelang Ramadan dan Idul Fitri, Pemerintah Pastikan Stok Pangan Aman

"Juga bertujuan untuk mendukung Pemerintah dalam menjaga stabilitas pasar modal," katanya.

Langkah ekspansi juga terus berlanjut. Pada 11 Februari 2026, melalui anak usahanya, perseroan resmi mengakuisisi 100 persen saham PT Arafura Surya Alam, perusahaan pertambangan emas di Sulawesi Utara.

Langkah ini memperkuat portofolio mineral non-batubara perseroan di masa depan.

Atas konsistensi praktik bisnis berkelanjutan, Grup United Tractors juga meraih sejumlah penghargaan sepanjang 2025, di antaranya Indonesian SDGs Awards, Penghargaan Efisiensi Energi Nasional (PEEN) dari Kementerian ESDM, serta Penghargaan Eco-Innovation.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense