BREAKING NEWS
 

Pemerintah Perkuat Daya Beli Masyarakat Jelang Idul Fitri 1447 H

Reporter : NOVALLIANDY
Editor : FAZRY
Selasa, 3 Maret 2026 13:23 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto (kedua kanan) dalam Konferensi Pers terkait Kebijakan THR, BHR, dan Stimulus Ekonomi Idulfitri, Selasa (3/03). Turut mendampingi Airlangga, Menteri Ketenagakerjaan Yassierly (kedua dari kiri), Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi (kanan), Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani (kiri), Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya (tengah), serta perwakilan pimpinan aplikator dan mitra ojek online

RM.id  Rakyat Merdeka - Jelang perayaan Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idul Fitri 1447 H, Pemerintah menegaskan komitmen menjaga daya beli masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi pada kuartal pertama 2026.

Berbagai stimulus disiapkan, termasuk Tunjangan Hari Raya (THR), Bonus Hari Raya (BHR), dan program lainnya.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menjelaskan THR bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), termasuk PPPK, TNI/Polri, dan pensiunan, telah disiapkan senilai Rp55 triliun, meningkat sekitar 10 persen dibanding tahun lalu.

Baca juga : Kemenhut Perkuat Rehabilitasi Mangrove Melalui Program M4CR Di Kalimantan

THR akan diberikan penuh, berbeda dengan gaji ke-13, dan mencakup gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan pangan, serta tunjangan jabatan atau kinerja.

“Komponen yang dibayarkan 100 persen penuh meliputi gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan pangan, tunjangan jabatan atau kinerja sesuai dengan regulasi yang berlaku. Pemberian THR merupakan hal yang berbeda dengan pemberian gaji yang ke-13, jadi saya garis bawahi bahwa THR ini tidak sama dengan gaji ke-13,” ujar Airlangga dalam Konferensi Pers terkait Kebijakan THR, BHR, dan Stimulus Ekonomi Idulfitri, Selasa (3/03).

Adsense

Sementara itu, THR bagi pekerja sektor swasta wajib dibayarkan secara penuh dan paling lambat H-7 sebelum Idul Fitri.

Baca juga : Sambut Mudik Lebaran, Pemerintah Kebut Perbaikan Jalan Berlubang di Pantura

Berdasarkan data BPJS Ketenagakerjaan, sebanyak 26,5 juta pekerja tercatat sebagai penerima, dengan perkiraan total THR mencapai Rp 124 triliun untuk mendorong konsumsi nasional.

Airlangga juga menyebut BHR bagi mitra ojek online meningkat signifikan. Tahun ini, lebih dari 850 ribu mitra akan menerima total Rp 220 miliar, meningkat dibanding tahun lalu.

GoTo dan Grab menyiapkan masing-masing sekitar Rp100–110 miliar untuk 400 ribu mitra, Maxim menyalurkan BHR kepada 51.000 mitra, dan inDrive sekitar 500 pengemudi.

Baca juga : Telkomsel Hadirkan Ragam Paket Spesial Ramadan-Idul Fitri 2026

“Bonus hari raya untuk ojek online ini telah dilakukan komunikasi intensif dengan para aplikator dan Alhamdulillah komitmen kuat dari para aplikator juga diwakili dengan yang hadir pada pagi hari ini,” jelas Menko Airlangga.

Pemerintah juga menyiapkan stimulus lain, seperti diskon transportasi senilai Rp 911,16 miliar, penyaluran bantuan pangan 10 kg beras dan 2 liter minyak goreng bagi 35,04 juta KPM senilai Rp 14,09 triliun, serta kebijakan Work From Anywhere (WFA) bagi ASN dan pekerja swasta pada 16, 17, 25, 26, dan 27 Maret 2026 untuk meningkatkan mobilitas dan konsumsi.

Turut mendampingi Airlangga, Menteri Ketenagakerjaan Yassierly, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, serta perwakilan pimpinan aplikator dan mitra ojek online.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense