RM.id Rakyat Merdeka - PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN), Subholding Gas PT Pertamina (Persero), menyiagakan Satuan Tugas Ramadan dan Idul Fitri (Satgas RAFI) 2026 guna menjaga keandalan dan keamanan penyaluran gas bumi selama periode Ramadhan hingga Idul Fitri 1447 Hijriah.
Kesiapan tersebut mencakup penguatan operasional jaringan distribusi, infrastruktur gas bumi, serta layanan pelanggan di seluruh wilayah operasional PGN Group.
Corporate Secretary PGN Fajriyah Usman mengatakan Satgas RAFI 2026 disiapkan sebagai langkah proaktif untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan energi sekaligus memastikan layanan gas bumi tetap optimal.
Baca juga : Jelang Lebaran 2026, Mentan Pastikan Stok Pangan Aman Dan Surplus
“Satgas RAFI hadir sebagai komitmen PGN dalam menyalurkan gas bumi, baik gas pipa maupun LNG, kepada seluruh pelanggan secara aman dan andal di seluruh wilayah operasional kami,” ujarnya dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu (4/3/2026).
Dalam pelaksanaannya, Satgas RAFI memprioritaskan pengawasan jaringan dan infrastruktur melalui pemantauan real-time, patroli berkala, serta pengawasan tekanan jaringan gas berbasis sistem supervisory control and data acquisition (SCADA). Monitoring juga dilakukan melalui Integrated Monitoring Center (IMOC) di kantor pusat PGN yang memantau operasional secara terintegrasi di seluruh area layanan.
PGN juga menyiagakan tim penanganan gangguan selama 24 jam untuk memastikan setiap potensi gangguan dapat ditangani secara cepat dan terkoordinasi, termasuk melalui penguatan koordinasi lintas unit dan afiliasi Subholding Gas.
Baca juga : Jelang Lebaran, bTaskee Indonesia Hadirkan Solusi Layanan ART Infal
Selama periode RAFI, PGN menyalurkan gas bumi kepada pelanggan rumah tangga, pelanggan kecil, serta sektor komersial dan industri. Penyaluran juga mencakup lebih dari sembilan pembangkit listrik guna membantu menjaga pasokan listrik tetap andal selama Ramadhan dan Idul Fitri.
Secara infrastruktur, layanan tersebut didukung lebih dari 33.400 kilometer jaringan pipa gas, 13 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG), tiga Mobile Regasification Unit (MRU), serta tiga terminal LNG yang tersebar di 18 provinsi dan 74 kabupaten/kota.
Untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar gas (BBG) sektor transportasi, PGN menyiapkan kapasitas hingga 177.750 liter setara premium (LSP) atau setara 8,2 BBTUD guna mendukung kelancaran mobilitas masyarakat selama musim mudik dan arus balik.
Baca juga : Peta Lebih Akurat, Terralogiq Bantu Bisnis Atasi Masalah Lokasi
Selain itu, PGN mengimbau pelanggan untuk turut menjaga keamanan pemanfaatan gas bumi, khususnya pelanggan rumah tangga yang akan melakukan perjalanan mudik, dengan memastikan instalasi dalam kondisi aman sebelum meninggalkan rumah.
Informasi dan bantuan terkait layanan gas bumi dapat diperoleh melalui Pertamina Contact Center 135 atau kantor area PGN terdekat.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.