RM.id Rakyat Merdeka - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melepas Angkutan Motor Gratis (Motis) menggunakan kereta api pada masa Angkutan Lebaran 2026, di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Jumat (13/3/2026).
Angkutan Motis yang diberangkatkan hari ini melayani rute Pasar Senen–Lempuyangan, Yogyakarta.
Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api Kementerian Perhubungan, Arif Anwar, mengatakan bahwa jumlah sepeda motor yang ikut dalam keberangkatan perdana Motis mencapai 254 unit dengan tujuan akhir Stasiun Lempuyangan.
Baca juga : BRI Siapkan 175 Bus Gratis Lebaran 2026, Pastikan Mudik Lancar dan Aman
“Untuk keberangkatan, setiap hari ada empat jadwal. Tinggal dipesan, Motis utara, Motis tengah, Motis selatan. Untuk Motis utara ada satu kereta, Motis tengah ada dua kereta, dan Motis selatan ada satu kereta,” ujar Arif, di Stasiun Pasar Senen.
Arif menambahkan, pada tahun ini kuota yang disediakan sebanyak 11.900 sepeda motor. Namun hingga saat ini jumlah pendaftar telah mencapai 12.941 sepeda motor atau sekitar 108,75 persen dari kuota yang tersedia.
“Ini sudah melebihi kuota, tapi ini akan dinamis. Seperti tadi ada yang akan turun di Cirebon, lalu di Cirebon akan diisi lagi, ikut lagi hingga Lempuyangan,” jelasnya.
Baca juga : RKD Bangkitkan Semangat Belajar Murid Kabupaten Bireuen Aceh Pascabencana
Ia berharap, program Motis dapat mengurangi jumlah pemudik yang menggunakan sepeda motor di jalan raya. Dengan kuota 11.900 sepeda motor dan asumsi satu sepeda motor digunakan oleh dua orang dalam satu keluarga, program ini diperkirakan dapat mengangkut sekitar 22.000 orang.
“Mudah-mudahan bisa mengurangi angka kecelakaan dengan sepeda motor,” harapnya.
Arif menjelaskan, pendaftaran program Motis tahun ini masih dibuka hingga 29 Maret 2026. Masyarakat yang ingin mendaftar dapat mengakses laman resmi Kemenhub di nusantara.kemenhub.go.id.
Baca juga : Penumpang Bandara Dilarang Pakai Piyama
Adapun syarat mengikuti program Motis antara lain sepeda motor dengan kapasitas mesin di bawah 200 cc serta melampirkan dokumen berupa kartu keluarga (KK), surat izin mengemudi (SIM), dan kartu tanda penduduk (KTP) yang masih berlaku. “Lalu saat verifikasi harus membawa itu semua,” katanya.
Arif menegaskan, masyarakat tidak perlu khawatir dengan kendaraan yang diangkut menggunakan kereta dalam program Motis, karena sepeda motor peserta akan diasuransikan. “Jadi kalau ada kerusakan dan lain sebagainya, kami tanggung,” tegasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.