BREAKING NEWS
 

PHE Pamerkan Inovasi Hulu Migas di OTC Asia 2026 Kuala Lumpur

Reporter & Editor :
FAZRY
Rabu, 1 April 2026 09:29 WIB
PT Pertamina Hulu Energi tampil di OTC Asia 2026 Kuala Lumpur, menampilkan inovasi hulu migas dan membuka peluang kemitraan global untuk ketahanan energi.

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Pertamina Hulu Energi (PHE) sebagai Subholding Upstream Pertamina berpartisipasi dalam Offshore Technology Conference (OTC) Asia 2026 yang berlangsung pada 31 Maret hingga 2 April 2026 di Kuala Lumpur, Malaysia.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya perusahaan memperkuat ketahanan energi melalui optimalisasi aset hulu minyak dan gas bumi (migas) serta pengembangan inovasi berkelanjutan.

Mengusung tema Maximizing Legacy Business for Energy Resilience, PHE menghadirkan berbagai aktivasi di booth pameran bersama anak usaha dan afiliasi, yakni PT Pertamina Internasional Eksplorasi dan Produksi (PIEP), PT Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI), serta PT Elnusa Tbk.

Sinergi ini mencerminkan penguatan kapabilitas bisnis hulu migas secara terintegrasi dari eksplorasi, produksi, hingga jasa pemeliharaan energi.

Baca juga : Konsisten Hadirkan Inovasi, AC LG Kembali Raih Top Brand Award 2026

Salah satu fokus partisipasi PHE adalah rangkaian presentasi bisnis yang menampilkan kapabilitas teknologi, kinerja operasional, serta pengembangan strategi bisnis hulu migas yang adaptif terhadap tantangan transisi energi global.

Forum ini juga dimanfaatkan untuk membuka peluang kemitraan internasional.

Sekretaris Perusahaan PT Pertamina Hulu Energi, Hermansyah Y Nasroen, mengatakan keikutsertaan PHE dalam OTC Asia 2026 merupakan langkah strategis untuk memperkuat daya saing perusahaan di tingkat global.

Adsense

“Keikutsertaan PHE dalam OTC Asia 2026 merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk memperkuat peran sebagai perusahaan hulu migas yang kompetitif di tingkat global. Melalui forum ini, kami ingin menunjukkan kapabilitas PHE dalam mengelola aset hulu migas secara andal, efisien, dan berkelanjutan guna mendukung ketahanan energi,” ujarnya.

Baca juga : Tingkatkan Literasi Asuransi, Jasindo Jadikan 2026 Tahun Kolaborasi

Selain aspek bisnis, PHE juga menampilkan budaya Indonesia melalui pertunjukan alat musik tradisional Sasando yang menarik perhatian pengunjung internasional. Upaya ini menjadi bagian dari pengenalan kekayaan budaya nasional di panggung global sekaligus memperkuat identitas Indonesia dalam industri energi.

Booth PHE juga menampilkan produk kerajinan lokal dari mitra binaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Langkah ini menunjukkan komitmen perusahaan dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat serta menciptakan nilai tambah keberlanjutan di luar operasional inti perusahaan.

Partisipasi PHE dalam OTC Asia 2026 sejalan dengan visi perusahaan menjadi perusahaan hulu migas terkemuka yang mengedepankan ketahanan, ketersediaan, dan keinginan energi.

Baca juga : PGN Targetkan Volume Niaga Gas 877 BBTUD Pada 2026

PHE juga berkomitmen menjalankan pengelolaan bisnis secara inovatif dengan mengedepankan prinsip kelaparan guna mendukung ketahanan energi nasional.

Selain itu, PHE terus berinvestasi dalam pengelolaan operasi dan bisnis hulu migas sesuai prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Perusahaan juga menerapkan kebijakan Zero Tolerance on Bribery melalui pencegahan kondisi serta penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) berstandar ISO 37001:2016.

Melalui keikutsertaan ini,PHE menegaskan sebagai pemain strategi di industri hulu migas regional sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam peta industri energi global.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense