Dark/Light Mode

Wamen Haji: Petugas Haji 2026 Pikul Amanah Jemaah

Jumat, 16 Januari 2026 10:18 WIB
Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak (kedua kiri) saat menyaksikan aksi yel-yel para peserta PPIH 2026 di Asrama Haji, Kamis (15/1/2026). [Foto: Dok MCH PPIH 2026]
Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak (kedua kiri) saat menyaksikan aksi yel-yel para peserta PPIH 2026 di Asrama Haji, Kamis (15/1/2026). [Foto: Dok MCH PPIH 2026]

RM.id  Rakyat Merdeka - Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak menegaskan, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 2026 memikul amanah besar dalam melayani jemaah haji Indonesia.

Amanah tersebut bukan hanya berasal dari negara, tetapi juga dari jemaah dan dari Allah SWT sebagai tamu-tamu-Nya.

Hal itu disampaikan Dahnil saat memberikan arahan dalam apel malam pelatihan petugas haji 2026,yang bertepatan dengan peringatan Isra dan Mi'raj Nabi Muhammad SAW, di Jakarta, Kamis (15/1/2026) malam.

 

Suasana apel malam Petugas Penyelenggaraan Ibadah Haji (PPIH) 2026 di Jakarta, Kamis malam (15/1/2026). (Foto: Dok. MCH PPIH)

 

"Para petugas haji mengemban tiga amanah sekaligus, yaitu amanah dari Allah SWT, amanah dari jemaah haji, dan amanah dari negara. Karena itu, pelayanan harus dijalankan dengan integritas dan keikhlasan,” kata Dahnil.

Baca juga : Wamen Fajar: Program Prioritas Presiden Didukung Kepala Sekolah Se-Solo Raya

Menurut dia, pelatihan petugas haji 2026 menjadi tonggak baru dalam sejarah penyelenggaraan haji Indonesia.

Untuk pertama kalinya, pelatihan digelar hingga 20 hari dengan pendekatan semi-militer guna membangun disiplin, solidaritas, serta menumbuhkan rasa kebersamaan antarpeserta.

"Tidak pernah ada pelatihan petugas haji selama ini yang berlangsung sepanjang ini. Semua latar belakang, jabatan, dan status ditanggalkan. Di sini kita adalah satu keluarga, keluarga petugas haji,” ujar mantan Juru Bicara Menteri Pertahanan Prabowo ini.

 

Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak saat memberikan arahan pada Petugas Penyelenggara Haji (PPIH) 2026 bertepatan dengan Perayaan Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW di Jakarta, Kamis malam (15/1/2026). (Foto: Dok.MCH PPIH)

 

Bahkan, Dahnil menyampaikan optimisme, bahwa penyelenggaraan haji 2026 akan jauh lebih baik.

Baca juga : Hari Pertama Sekolah, Wamen Fajar: Sekolah Harus Aman Dan Menggembirakan

Dia menilai, kesiapan dan semangat para petugas mencerminkan harapan baru bagi pelayanan haji Indonesia, terlebih haji 2026 menjadi penyelenggaraan pertama oleh institusi baru yang dibentuk Presiden Prabowo.

Politikus Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) ini juga mengingatkan, para petugas akan melayani jemaah dengan latar belakang pengorbanan luar biasa.

Dahnil juga mengungkap pengalamannya berdialog dengan seorang jemaah asal Lampung Selatan bernama Tobroni, yang menunggu hingga 25 tahun untuk berangkat haji.

Tobroni, ujar Dahnil, rela menjual rumah dan sawahnya untuk setoran awal dan pelunasan biaya haji. Bahkan setelah berhaji, beliau tidak lagi memiliki rumah dan memilih menumpang di rumah anak-anaknya.

"Orang-orang seperti inilah yang akan dilayani oleh para petugas,” kata aktivis Muhammadiyah ini.

Kisah tersebut, menurut dia, harus menjadi pengingat agar tidak ada satu pun hak jemaah yang disia-siakan.

Baca juga : Masuk Barak, Calon Petugas Haji 2026 Bakal Digembleng Semi-Militer

"Sangat tidak terbayangkan, jika ada petugas atau pejabat yang tega mengkhianati pengorbanan jemaah seperti Pak Tobroni,” ujarnya lagi.

Dalam kesempatan itu, Dahnil juga melaporkan bahwa enam peserta pelatihan petugas haji telah dipulangkan.

Tiga di antaranya dipulangkan karena alasan kesehatan, termasuk penyakit menular dan kronis yang tidak disampaikan secara jujur sejak awal seleksi.

"Kami memutuskan, ini demi menjaga keselamatan bersama. Petugas haji adalah satu keluarga yang harus saling melindungi,” kata Dahnil.

Dia berharap, seluruh peserta yang tersisa dapat menyelesaikan pelatihan hingga akhir dan siap bertugas pada musim haji April–Mei 2026.

"Kami optimistis, Presiden Prabowo juga menaruh harapan besar kepada para petugas haji. Amanah besar ini ada di tangan mereka," pungkas alumni STIE Ahmad Dahlan, Universitas Indonesia dan Universitas Diponegoro ini.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.