BREAKING NEWS
 

Edukasi Praktik Tambang, MIND ID Luncurkan Film The MIND Journey

Reporter & Editor :
FAZRY
Rabu, 1 April 2026 23:37 WIB
Direktur Utama Mining Industry Indonesia (MIND ID) Maroef Sjamsoeddin saat memberikan sambutan sebelum acara nonton bareng (nobar) seri dokumenter The MIND Journey: For Indonesia and the World di Artpreuner Mall Lotte Ciputra, Jakarta, Rabu (1/4/2026). (Foto: Fazry/Rakyat Merdeka)

RM.id  Rakyat Merdeka - Direktur Utama Mining Industry Indonesia (MIND ID) Maroef Sjamsoeddin merilis film dokumenter bertajuk The MIND Journey: For Indonesia and the World.

Inisiatif ini bertujuan menyatukan budaya kerja di lingkungan holding sekaligus mengedukasi masyarakat mengenai praktik pertambangan berkelanjutan.

“Melalui film, kita memiliki satu nilai budaya yang bisa dilihat dan kita bisa mengetahui semuanya. Saya berpikir pada saat awal masuk di MIND ID bahwa masing-masing anggota holding ini harus kenal satu sama lain dan menjadi satu di bawah naungan MIND ID,” ujar Maroef sebelum acara nonton bareng (Nobar) seri dokumenter "The MIND Journey: For Indonesia and the World" di Artpreuner Mall Lotte Ciputra, Rabu (1/4/2026).

Sebagai holding industri pertambangan yang baru berusia tiga tahun, MIND ID menghadapi tantangan dalam menyelaraskan budaya kerja dari entitas besar seperti ANTAM, Bukit Asam, Freeport Indonesia, Vale, dan Timah.

Baca juga : Perkuat Pembangunan, AMREI Dorong Penguatan Risk Culture Di Sektor Energi

Maroef menilai, diperlukan media visual yang mudah dipahami untuk membangun kesamaan perspektif di antara para anggota.

Selain fokus internal, Maroef berupaya meluruskan stigma negatif masyarakat terhadap sektor pertambangan melalui transparansi operasional.

Adsense

Ia menekankan bahwa jika dijalankan dengan prinsip good mining practice, industri ini merupakan penopang utama kehidupan modern.

“Tambang itu selalu dinilai dengan stigma merusak kehidupan. Tetapi kalau dilaksanakan dengan semangat dan nilai-nilai good mining practice, nanti bapak-bapak dan ibu sekalian akan melihat bagaimana anggota holding melakukan nilai-nilai tersebut,” jelasnya.

Baca juga : Dukung Teknologi Handal, ABB Luncurkan Sistem Control Modern

Ia juga menanggapi persepsi buruk yang muncul akibat ulah oknum pertambangan tidak resmi. Menurutnya, kesalahpahaman publik merupakan tantangan bagi perusahaan untuk memberikan edukasi yang lebih masif.

“Memang betul ada yang melakukan kegiatan pertambangan dengan merusak lingkungan, itu betul terjadi. Tapi dibentuk satu persepsi secara general bahwa semua kegiatan itu merusak lingkungan. Padahal yang pegang HP, itu hasil tambang juga semuanya. Jadi kita yang harus memberikan edukasi dengan menampilkan sesuatu melalui satu media,” tambah Maroef.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyoroti tantangan hilirisasi dan perlindungan sumber daya alam Indonesia, seperti komoditas tanah jarang yang kerap menjadi rebutan pasar global.

“Barangkali ada hasil tambang kita yang lolos keluar karena aksi-aksi ilegal, kemudian diolah di negara orang menjadi suatu nilai teknologi yang tinggi. Padahal, yang ada di dalam perut bumi semua ini akan bermanfaat untuk kehidupan kita,” tegasnya.

Di balik lensa, ada sentuhan tangan dingin pasangan sineas Arie Sihasale dan Nia Sihasale. 

Baca juga : Perkuat Inisiatif Smart Mining, Grup MIND ID Genjot Nilai Tambah Batu Bara

Film dokumenter yang akan tayang dalam 13 episode di Metro TV ini merupakan hasil produksi intensif yang dimulai sejak Juli 2024.

Proyek ini merekam perjalanan selama 53 hari dengan menempuh jarak 19.000 kilometer melintasi berbagai wilayah operasional anggota holding di seluruh Indonesia.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense