Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Dukung Teknologi Handal, ABB Luncurkan Sistem Control Modern
Kamis, 26 Februari 2026 15:41 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - ABB meluncurkan versi terbaru dari distributed control system/ sistem kontrol terdistribusi (DCS), ABB Ability System 800xA 7.0, untuk membantu operator industri melakukan modernisasi tanpa gangguan serta mempercepat langkah mereka menuju otomatisasi.
Peluncuran ini dibangun dalam pendekatan jangka panjang ABB pada modernisasi tanpa hambatan, sistem kontrol terdistribusi (DCS) ABB Ability System 800xA 7.0 berfungsi sebagai jembatan menuju teknologi otomasi masa depan.
Selain itu, peluncuran ini memperkenalkan fungsionalitas automation extended yang memungkinkan penerapan kemampuan digital canggih secara bertahap, dengan tetap mempertahankan keandalan sistem inti.
Long Term Support (LTS) memastikan operasi sistem yang aman dan dapat diprediksi dengan cakupan siklus hidup yang diperpanjang serta gangguan yang minimal.
Sebagai peluncuran long term support long (LTS), system 800xA 7.0 menyediakan jalur yang stabil dan dapat diprediksi, baik untuk instalasi yang sudah ada, maupun proyek-proyek baru dengan kompatibilitas luas terhadap Windows OS.
Hal ini didukung virtualisasi yang diperluas, serta keberlanjutan jangka panjang tanpa gangguan pada saat melakukan upgrade.
Baca juga : Dongkrak Penggemar, BRI Luncurkan BRI Debit FC Barcelona di BRI Barça Week 2026
ABB dalam otomatisasi, system 800xA 7.0 juga memberikan fleksibilitas yang lebih besar kepada industri untuk menjaga sistem kontrol mereka tetap mutakhir, aman, dan selaras dengan tuntutan digital yang berkembang pesat.
Sistem ini dibangun di atas ekosistem otomatisasi yang modern, terbuka, dan modular, yang dirancang untuk interoperabilitas, skalabilitas, serta integrasi lintas domain industri.
Sebagai DCS yang mengadopsi program automation extended yang baru saja diumumkan ABB, system 800xA memungkinkan adopsi digital secara bertahap untuk pemantauan dan optimalisasi proses maupun sistem.
Pemantauan kinerja sistem, analitik lanjutan, serta aplikasi pendukung keputusan berbasis AI tidak memengaruhi lapisan kontrol mission critical yang menjaga operasional tetap aman.
Senior Vice President ABB Automation Technology Stefan Basenach mengatakan, system 800xA 7.0 menandai langkah penting ABB untuk menghadirkan inovasi berkelanjutan.
“Pelanggan kami menyampaikan bahwa mereka membutuhkan kemampuan untuk melakukan modernisasi sesuai kecepatan mereka sendiri sambil tetap melindungi sistem yang telah terpasang," ujar Stefan dalam keterangannya, Rabu (25/2/2026)
Baca juga : Alcon Dan AAM Luncurkan Systane Complete Untuk Mata Kering
Stefan menambahkan, dengan versi 7.0, ABB memberikan platform yang tangguh dan siap untuk masa depan.
"Versi 7.0 ini tidak hanya memperkuat kapabilitas inti sistem kontrol yang andal, tetapi juga dapat mengadopsi teknologi digital generasi berikutnya secara bertahap tanpa gangguan," ujar Stefan.
Selain ekosistem otomasi yang baru, peluncuran terbaru ini juga menghadirkan sejumlah peningkatan utama, yaitu:
Extension packs sebagai model pengiriman baru system 800xA 7.0 memperkenalkan pendekatan pengiriman perangkat lunak modular melalui extension packs.
Hal ini memungkinkan pelaku industri tetap menggunakan versi perangkat lunak dasar mereka sambil mengadopsi inovasi dengan siklus terpisah secara non-disruptif.
Dukungan sistem operasi dan virtualisasi Sistem ini mendukung dua generasi sistem operasi Microsoft, termasuk Windows Server 2025/2022 dan Windows 11/10, sehingga memungkinkan jalur peningkatan yang lebih fleksibel.
Baca juga : Perkuat Talenta Teknologi, Binus University Hadirkan Beasiswa StarTech Scholarship
Selain itu, sistem ini juga mendukung berbagai platform virtualisasi, termasuk VMware dan Microsoft Hyper-V, memberikan fleksibilitas lebih besar bagi pengguna dalam menerapkan dan memelihara infrastruktur sistem otomatisasi.
Penguatan keamanan siber dan sistem yang ditingkatkan System 800xA 7.0 mengintegrasikan perlindungan malware native Microsoft Defender, kapabilitas keamanan yang selaras dengan standar IEC 62443, manajemen sertifikat yang ditingkatkan, serta pembaruan komponen inti.
"Secara keseluruhan, langkah-langkah ini membantu melindungi sistem dari ancaman siber modern sekaligus menyederhanakan pemeliharaan keamanan," pungkas Stefan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya