RM.id Rakyat Merdeka - Anak usaha PT KAI (Persero), KAI Logistik melakukan ekspansi layanan bisnis pada angkutan Crude Palm Oil (CPO) di Sumatera Utara (Sumut) dengan target angkutan lebih dari 200 ribu ton per tahun, melayani rata-rata dua rangkaian kereta api per hari.
Langkah tersebut merupakan upaya KAI yang terus memperkuat portofolio bisnis di seluruh segmen usaha, termasuk segmen bisnis B2B (Business to Business) yang dilayani melalui KALOG Pro.
Direktur Utama KAI Logistik Yuskal Setiawan mengatakan, layanan ini menjadi wujud komitmen perusahaan dalam menghadirkan layanan logistik end-to-end yang terintegrasi dengan layanan pengangkutan utama melalui moda kereta api oleh KAI.
Implementasi ini sekaligus mencerminkan sinergi dan integrasi layanan dalam ekosistem KAI Group, yang mengoptimalkan kekuatan moda rel dan dukungan first mile-last mile secara menyeluruh.
“Melalui skema layanan pra purna, KAI Logistik menghadirkan layanan pada rantai pasok dari hulu hingga hilir,” katanya dalam keterangan resmi, Kamis (16/4/2026).
Baca juga : Periode Arus Balik Mudik 2026, KAI Logistik Angkut Pengiriman Hingga 3.133 Ton
Yuskal mengungkapkan, CPO menjadi salah satu komoditas strategis Indonesia yang memiliki kontribusi signifikan terhadap devisa negara, industri hilir, serta ketahanan energi nasional melalui pemanfaatan biodiesel.
Untuk itu, keandalan distribusi CPO, khususnya dari sentra produksi di Sumut menuju titik distribusi dan pelabuhan, menjadi aspek yang sangat penting.
“Melalui sinergi layanan multimoda bersama KAI, KAI Logistik berkomitmen menghadirkan solusi logistik end-to-end yang efisien, aman, dan terintegrasi guna mendukung daya saing komoditas nasional,” kata Yuskal.
Dalam implementasinya, layanan pra purna angkutan CPO mencakup keseluruhan proses operasional, mulai dari penyediaan armada truk, pengawalan, pemuatan, proses pembongkaran, hingga layanan purna angkutan dengan metode jaringan pipanisasi pump di titik muat dan bongkar.
Dengan model layanan terintegrasi ini, pelanggan memperoleh kemudahan dalam pengelolaan layanan pra purna komoditas secara lebih efisien, aman, dan andal.
Baca juga : Container Yard 2 Merapi KAI Logistik Angkut 3 Juta Ton Batu Bara Per Tahun
“Sinergi antara KAI Logistik dan KAI dalam layanan ini menjadi bentuk nyata integrasi layanan logistik berbasis rel,” kata Yuskal.
Pelanggan tidak hanya memperoleh layanan pengangkutan, namun juga solusi rantai pasok yang menyeluruh dari titik asal hingga tujuan akhir.
“Pendekatan ini memperkuat posisi KAI Logistik sebagai penyedia integrated logistics solution yang mampu menjawab kebutuhan industri komoditas skala besar,” katanya.
Dalam memastikan kelancaran distribusi, proses pra purna mencakup di sejumlah titik stasiun di Sumut, yakni Stasiun Rantau Prapat, Stasiun Padang Halaban, Stasiun Hengelo, Stasiun Kisaran, Stasiun Sei Bejangkar, Stasiun Perlanaan, Stasiun Tebing Tinggi, Stasiun Dolok Merangir, Stasiun Perbaungan, dan Sei Mangke dengan titik bongkar terpusat di Stasiun Belawan.
Menurut Yuskal, implementasi pekerjaan pra purna angkutan CPO ini diproyeksikan mampu berkontribusi pada pertumbuhan perusahaan dan membuka peluang perluasan bisnis pada rantai nilai CPO yang lebih panjang.
Baca juga : KAI Logistik Catat Total Angkutan Hingga 5.740 Ton Selama Ramadan-Idul Fitri
“Kesiapan operasional KAI Logistik juga didukung oleh pengalaman perusahaan dalam menangani layanan pra purna komoditas minyak seperti BBM dan BBK, yang memiliki karakteristik operasional serupa dengan CPO,” ujarnya.
Selain itu, perusahaan telah memiliki Standar Operasional Prosedur (SOP) pencucian tangki melalui steaming dan cleaning yang telah teruji untuk menjamin kualitas dan keamanan pengangkutan.
Dari sisi legalitas, KAI Logistik telah memiliki izin IUJP, sehingga implementasi kegiatan pra purna angkutan CPO dapat dilaksanakan sesuai dengan ketentuan dan standar operasional yang berlaku.
Melalui sinergi dan integrasi layanan ini, kata Yuskal, KAI Logistik optimistis dapat terus mendukung kelancaran distribusi komoditas unggulan nasional.
“Sekaligus memperkuat peran transportasi berbasis rel dalam mendorong efisiensi logistik nasional,” pungkas Yuskal.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.