RM.id Rakyat Merdeka - Sebanyak 391 jemaah haji kloter pertama Indonesia yang berasal dari embarkasi Cipondoh (Banten) telah diberangkatkan pada 22 April 2026.
Keberangkatan kloter pertama ini menjadi penanda dimulainya operasional penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026, yang melayani 221 ribu jemaah dari 14 embarkasi.
PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk atau BSI mendapat amanah besar tiap tahunnya, dalam mengelola sekitar 83 persen calon jemaah haji Indonesia.
BSI saat ini masih menjadi market leader bank, yang melayani jamaah dari di Indonesia.
“Dari sisi Tabungan haji, BSI saat ini mengelola lebih dari 7,2 juta rekening dengan sekitar 47 persen di antaranya sudah masuk dalam daftar tunggu (waiting list) untuk berangkat haji,” kata Wakil Direktur Utama BSI Bob T Ananta dalam keterangan resmi, Jumat (24/4/2026).
Baca juga : Jaga Kedaulatan Rupiah di Perbatasan, BRI Resmikan Money Changer di PLBN Motaain
Bob menegaskan, ibadah haji menjadi momen yang ditunggu calon jemaah haji yang telah mempersiapkan fisik, dana dan mental dalam kurun waktu panjang. Terlebih haji merupakan ibadah umat muslim yang dinantikan.
“Jelang musim haji BSI telah menyiagakan berbagai aspek pendukung untuk melayani calon jemaah haji Indonesia jelang keberangkatan, selama di Arab Saudi hingga setibanya di Tanah Air,” ucapnya.
Jemaah haji bisa mengakses BSI Call 14040 real time, penggunaan Kartu Debit VISA Mabrur dan Byond by BSI untuk transaksi cashless di Arab Saudi.
Di Indonesia, di 22 embarkasi BSI telah menyiapkan layanan counter untuk penukaran uang SAR (Riyal Saudi), mesin pijat di satu embarkasi dan juga layanan konsultasi untuk persiapan haji sejak dini.
Bob juga mengimbau kepada jemaah untuk bisa menggunakan transaksi cashless, agar tidak membawa uang tunai dalam jumlah besar sehingga merasa aman dan juga nyaman.
Baca juga : Peringati Hari Bumi, BRI Gelar Penanaman Mangrove di Muara Gembong Bekasi
“Dengan kesiapan layanan menyeluruh di Indonesia dan Arab Saudi, BSI berharap dapat terus memberikan dukungan terbaik bagi para jemaah haji Indonesia agar dapat menjalankan ibadah dengan aman, nyaman, dan khusyuk,” harapnya.
Untuk mempermudah jemaah melakukan perencanaan haji, BSI terus mendorong program Indonesia Berhaji.
BSI memberikan kemudahan untuk anak anak muda melalui pembukaan rekening BSI Tabungan Haji hanya Rp 100 ribu tanpa administrasi bulanan bisa dibuka melalui Byond by BSI.
“Bagi nasabah yang ingin mempersiapkan keberangkatan umroh, kami juga menyediakan tabungan umroh untuk mempersiapkan dana sejak dini melalui mekanisme menabung secara terarah," ujarnya.
Hal ini disampaikan Bob saat melepas jemaah kloter 1 haji di embarkasi Cipondoh yang dihadiri bersama Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, Komisaris Utama BSI Muhadjir Effendy dan beberapa pejabat lainnya.
Baca juga : Memperkuat Kolaborasi untuk Jaga Ketahanan Energi Nasional di Tengah Gejolak Global
Irfan menegaskan, Pemerintah memastikan seluruh jemaah haji yang diberangkatkan telah memenuhi persyaratan administrasi, terutama kepemilikan visa haji resmi.
“Kami tegaskan, hanya jemaah yang memiliki visa haji yang akan diberangkatkan. Ini penting untuk menghindari penolakan di Arab Saudi dan memastikan jemaah dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan baik,” ujarnya.
Irfan juga mengimbau seluruh jemaah untuk menjaga kesehatan, mematuhi arahan pimpinan regu, rombongan, dan kloter, serta segera berkoordinasi dengan petugas apabila menghadapi kendala.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.