BREAKING NEWS
 

Terapkan PSAK 117, Tugure Bukukan Laba Rp 110 Miliar Di 2025

Reporter & Editor :
ADITYA NUGROHO
Kamis, 30 April 2026 14:33 WIB
Foto: Ist

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Tugu Reasuransi Indonesia (Tugure) membukukan kinerja positif sepanjang tahun buku 2025, seiring penerapan standar akuntansi terbaru PSAK 117 yang memperkuat transparansi dan kualitas laporan keuangan perseroan.

Berdasarkan laporan keuangan audited per 31 Desember 2025, hasil jasa asuransi Tugure tercatat sebesar Rp 192,2 miliar, meningkat signifikan dibandingkan periode sebelumnya sebesar Rp 8,9 miliar.

Sementara itu, hasil investasi mencapai Rp 254,4 miliar atau tumbuh 57 persen dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp 161,2 miliar. Perseroan juga membukukan laba bersih sebesar Rp 110 miliar.

Direktur Keuangan Tugure Dradjat Irwansyah mengatakan implementasi PSAK 117 memberikan perspektif yang lebih komprehensif terhadap kinerja perusahaan.

Baca juga : Naik 10,4 Persen, Jasa Marga Bukukan Laba Rp774,7 Miliar Di Kuartal I 2026

“Penerapan PSAK 117 mewajibkan kami menyajikan kinerja jasa asuransi secara transparan dan mencerminkan kondisi keuangan yang sebenarnya. Ini menjadi fondasi penting dalam memperkuat kualitas laporan keuangan dan pengambilan keputusan ke depan,” ujarnya pada acara media gathering di Jakarta, Rabu (29/4/2026).

Ia menambahkan, capaian tersebut mencerminkan penguatan fundamental bisnis perseroan yang didukung oleh disiplin underwriting serta pengelolaan portofolio yang lebih selektif.

Adsense

Memasuki 2026, Tugure memandang prospek industri reasuransi tetap positif meskipun diwarnai dinamika pasar yang semakin kompetitif seiring mulai terjadinya fase softening market.

Dalam kondisi tersebut, perseroan menegaskan akan tetap mengedepankan strategi pertumbuhan yang selektif dan berkelanjutan.

Baca juga : GoTo Kantongi Laba Bersih Rp 171 Miliar di Kuartal I-2026

Dari sisi permodalan, Tugure menunjukkan posisi yang solid dengan ekuitas mencapai Rp 1,5 triliun, yang telah memenuhi ketentuan modal minimum industri reasuransi tahun 2026 sesuai regulasi Otoritas Jasa Keuangan.

Ke depan, perseroan menargetkan peningkatan kapasitas permodalan dengan mencapai KPPE 2 pada 2028, serta optimistis ekuitas dapat tumbuh secara organik hingga Rp2 triliun.

Di tengah dinamika global, termasuk volatilitas ekonomi dan ketegangan geopolitik, Tugure akan semakin mengedepankan pengelolaan risiko yang prudent, terutama saat pasar reasuransi mulai memasuki fase softening.

Perseroan juga terus memperkuat strategi bisnis melalui peningkatan kualitas underwriting, optimalisasi portofolio, serta kolaborasi dengan mitra domestik. Selain itu, peluang ekspansi tetap dibuka secara selektif, baik di pasar domestik maupun regional, dengan mempertimbangkan profil risiko dan potensi profitabilitas.

Baca juga : PGN Bukukan Laba Rp 1,5 T Pada Kuartal I-2026, Naik 46 Persen

Dengan fundamental yang semakin kuat pasca implementasi PSAK 117, Tugure optimistis dapat menjaga kinerja berkelanjutan serta terus berkontribusi dalam memperkuat industri reasuransi nasional.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense