Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Kinerja Moncer, Medela Potentia Bukukan Laba Rp 398 M Di 2025
Senin, 30 Maret 2026 17:39 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Medela Potentia Tbk (MDLA) mencatat kinerja keuangan solid sepanjang tahun buku 2025 di tengah dinamika industri kesehatan nasional, dengan pertumbuhan laba bersih dua digit.
Perseroan membukukan laba bersih sebesar Rp 398,1 miliar atau tumbuh 16 persen secara tahunan, didukung pendapatan yang mencapai Rp 14,89 triliun.
Direktur Utama Krestijanto Pandji mengatakan capaian tersebut mencerminkan stabilitas fundamental bisnis yang ditopang penguatan sistem distribusi serta optimalisasi operasional.
“Pertumbuhan laba bersih dua digit menjadi indikator positif kinerja Perseroan sepanjang 2025. Ke depan, kami tetap fokus menjaga stabilitas pertumbuhan melalui penguatan infrastruktur logistik dan optimalisasi portofolio bisnis,” ujar Krestijanto, Senin (30/3/2026).
Baca juga : Kinerja Solid, BSI Raih Pertumbuhan Pembiayaan Hingga Rp 323 T di Awal 2026
Sepanjang 2025, Perseroan memperluas portofolio dengan menambah delapan prinsipal baru, terdiri atas dua prinsipal obat resep, dua consumer health, dan empat alat kesehatan. Langkah ini diharapkan memperkaya solusi distribusi sekaligus meningkatkan daya saing di industri kesehatan.
Di sisi infrastruktur, Perseroan mengakuisisi fasilitas National Distribution Center (NDC) 1 seluas 10.000 meter persegi dengan kapasitas 13.525 pallet di kawasan industri Cikarang, Jawa Barat. Fasilitas ini sebelumnya telah dimanfaatkan lebih dari satu dekade melalui skema sewa dari perusahaan afiliasi.
Selain itu, Perseroan juga mengakuisisi lahan seluas 2,7 hektare di kawasan industri yang sama untuk pengembangan NDC 2 milik PT Anugrah Argon Medica. Ekspansi ini ditujukan untuk meningkatkan kapasitas gudang dan kualitas layanan distribusi.
Untuk memperluas jangkauan di Sumatera, pembangunan gudang dan kantor cabang di Medan ditargetkan rampung pada akhir 2026.
Baca juga : Kinerja Tumbuh, Pertagas Salurkan Gas 1.500 MMSCFD Lebih Pada 2025
Dari lini alat kesehatan, anak usaha PT Deca Metric Medica mulai menembus pasar internasional dengan mengekspor produk ke Kamboja dan Timor Leste sejak Agustus 2025.
Sementara itu, entitas pemasaran alat kesehatan PT Djembatan Dua memperkuat portofolio merek sendiri dengan meluncurkan tiga produk baru, yang mendorong pertumbuhan penjualan hingga 50 persen.
Di lini digital, platform GoApotik mencatatkan pertumbuhan pendapatan 32 persen dengan peningkatan transaksi pelanggan sebesar 24 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Perseroan juga terus mengedepankan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) melalui program Argon Peduli yang menjangkau 23.488 penerima manfaat sepanjang 2025. Program ini mencakup layanan kesehatan gratis, pembinaan posyandu, beasiswa pendidikan, hingga pencegahan stunting.
Baca juga : Astra Kantongi Pendapatan Rp 323,4 Triliun di 2025
Selain itu, Perseroan berkolaborasi dengan regulator dalam edukasi Cara Distribusi Obat yang Baik (CDOB) guna meningkatkan kualitas layanan kesehatan nasional.
Pada aspek lingkungan, Perseroan mulai mengadopsi kendaraan operasional berbasis motor listrik untuk efisiensi energi dan pengurangan emisi karbon. Hingga akhir 2025, penggunaan motor listrik telah diterapkan di 15 cabang pada 13 kota dengan total 106 unit.
Berbagai capaian tersebut mencerminkan komitmen Perseroan dalam memperkuat tata kelola perusahaan, mendorong inovasi, serta membangun bisnis berkelanjutan di sektor kesehatan Indonesia.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya