BREAKING NEWS
 

Bantah Krisis 1998 Terulang, Purbaya: Boro-Boro Resesi, Kita Masih Ekspansi

Reporter & Editor :
FIRSTY HESTYARINI
Selasa, 5 Mei 2026 16:29 WIB
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa dalam konferensi pers APBN KiTa di Gedung Kemenkeu, Jakarta, Selasa (5/5/2026). (Foto: YouTube)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa membantah gosip yang menyebut perekonomian Indonesia bakal hancur-hancuran seperti tahun 1998. Purbaya bilang, hal itu tidak terjadi lantaran hingga hari ini, perekonomian Indonesia masih terus ekspansi. 

Purbaya menilai pihak-pihak yang menghembuskan isu miring tersebut tidak memiliki data yang akurat. Mereka tidak paham apa yang sesungguhnya terjadi pada tahun 1998, hingga perekonomian Indonesia diguncang resesi. 

Baca juga : Purbaya: Uang Kita Masih Banyak

"Mereka nggak punya data yang akurat. 1997-1998 sebagian juga belum pada lahir, terus menganalisis. Mereka tidak melihat apa yang terjadi pada perekonomian kita saat itu. Mereka prediksi (krisis) 1998 akan terjadi lagi. Anda perhatikan, pada tahun 1998, pemerintahan jatuh setelah ekonomi resesi selama satu tahun penuh," beber Purbaya.

Adsense

"Kita sekarang boro-boro resesi, masih ekpansi. Masih akselerasi," tandasnya.

Baca juga : Lawan Persis Solo, Persija Benahi Ketajaman Lini Depan

Kementerian Keuangan mencatat defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp 240,1 triliun hingga akhir Maret 2026, setara 0,93 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) atau mendekati ambang 1 persen. Posisi fiskal masih berada dalam jalur yang terkendali, sesuai desain APBN tahun berjalan.

Penerimaan pajak meningkat kuat, tumbuh 20,7 persen secara tahunan (year on year/yoy). Sementara belanja negara tumbuh lebih cepat 31,4 persen secara yoy. APBN terus diarahkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi domestik.

Baca juga : Fitrah Bersinar, Peluang Juara Persib Masih Terbuka

"Sepanjang tahun, defisit akan kita kendalikan di bawah 3 persen, sesuai desain APBN," tandas Purbaya. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense