BREAKING NEWS
 

Ara Puji BSN Tingkatkan Kuota Rumah Subsidi Jadi 73 Ribu Unit

Reporter & Editor :
MUHAMAD FIKY
Rabu, 13 Mei 2026 20:12 WIB
Direktur Utama Bank Syariah Nasional, Alex Sofjan Noor beri keterangan usai rapat membahas program pembiayaan perumahan dengan Menteri PKP Maruarar Sirait di Jakarta, Rabu (13/5/2026). (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Bank Syariah Nasional (BSN) siap mendukung dan menyukseskan program 3 juta rumah Presiden Prabowo Subianto.

Tahun ini, BSN menyiapkan kuota subsidi sekitar 73 ribu unit. Bank syariah BUMN hasil spin-off unit usaha syariah PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk itu mengaku telah menyiapkan berbagai langkah strategis guna mempercepat realisasi pembangunan rumah rakyat di seluruh Indonesia.

“Suplai kita sudah cukup banyak, tinggal bagaimana percepatan untuk merealisasikannya. Kuota subsidi tahun ini sebesar 73 ribu unit. Jumlah ini naik dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 59 ribu unit. Ini bentuk komitmen kami,” kata Direktur Utama Bank Syariah Nasional Alex Sofjan Noor usai rapat membahas program pembiayaan perumahan dengan Menteri PKP Maruarar Sirait di Jakarta, Rabu (13/5/2026).

Alex mengaku optimistis kuota subsidi 73 ribu unit tahun ini bisa segera direalisasikan, termasuk rencana pengembangan kota baru di Tangerang. “Mohon doanya agar program ini bisa segera direalisasikan dan dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya.

Baca juga : Potensi Tekan Impor 75 Persen, Reformasi Subsidi DME Jadi Kunci

Sementara itu, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mengapresiasi, langkah strategis BSN dalam mendukung program 3 juta rumah. Ia optimistis target 73 ribu rumah subsidi yang disiapkan BSN dapat terealisasi.

“Saya telah melihat berbagai langkah, peta jalan, serta strategi percepatan yang dipersiapkan BSN, termasuk pengembangan rumah tapak dan rusun. Tahun lalu 59 ribu unit, tahun ini menjadi 73 ribu unit. Jadi saya optimistis. Pak Dirut ini luar biasa, dibantu tim yang kuat dan solid. Mereka juga mempersiapkan beberapa lokasi untuk rusun dan aturannya pun sudah dibuat,” ujarnya.

Adsense

Maruarar menilai persiapan BSN dalam program perumahan sudah sangat matang dan diharapkan bisa berjalan dalam dua bulan ke depan.

“Ini akan mengakselerasi program KUR Perumahan. Seperti kita tahu, ini pertama kalinya di era Presiden Prabowo ada KUR untuk UMKM, developer, kontraktor hingga pembangunan rumah dengan plafon sampai Rp20 miliar dan bunganya disubsidi pemerintah,” katanya.

Baca juga : Atasi Backlog, PKP Alokasikan Kuota FLPP Untuk 50 Ribu Rumah Subsidi di Jateng

Menurut dia, minat masyarakat terhadap program tersebut juga sangat tinggi karena bunga pembiayaan yang rendah, yakni hanya 0,5 persen.

Bangun Kota Baru Di Tangerang

Selain itu, pemerintah juga tengah menyiapkan konsep pembangunan kota baru yang terintegrasi dengan fasilitas pendidikan, kesehatan, dan olahraga.

“Kebetulan Menteri Hukum sudah menyiapkan lahan sekitar 4,5 hingga 5 hektare di Tangerang. Mungkin salah satunya akan menjadi proyek percontohan bagi BSN untuk membangun kota baru di daerah lain,” ujarnya.

Baca juga : Hanan Attaki Ceramah, Masjid At-Thohir Dipadati Ribuan Jemaah

Selain itu, lanjut Ara, tim saat ini sedang melakukan survei di sejumlah lokasi strategis yang dinilai cocok untuk pengembangan kota baru.

“Kota baru itu nantinya bisa diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), kalangan menengah, sekaligus dilengkapi fasilitas pendidikan, kesehatan, dan olahraga,” tandasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense