Sebelumnya
“Akhir Juni, Telkom diminta menutup 10 anak usaha dari posisi saat ini sebanyak 67 perusahaan,” jelas Seno dalam Media Update di Jakarta, Rabu (20/5/2026).
Namun, pihaknya belum bersedia mengungkap secara rinci anak usaha mana yang akan dirampingkan. Ia hanya menyebutkan, perusahaan yang terdampak umumnya memiliki kinerja negatif selama dua tahun berturut-turut, atau menjalankan bisnis yang saling beririsan.
Sementara itu, Kepala Badan Pengaturan (BP) BUMN Dony Oskaria bersama Wakil Kepala BP BUMN Aminuddin Ma’ruf menggelar rapat dengan jajaran direksi SIG di Jakarta, Rabu (20/5/2026), guna membahas transformasi korporasi melalui program streamlining entitas usaha secara besar-besaran.
Dalam proses tersebut, jumlah entitas usaha SIG dirampingkan dari 40 perusahaan menjadi 12 entitas utama.
Baca juga : Anak Muda Diminta Cerdas, Cermat & Cuan Berinvestasi
Langkah itu dilakukan untuk memperkuat efisiensi bisnis, mempertajam fokus pada lini usaha strategis, serta meningkatkan daya saing industri semen nasional di tengah tantangan ekonomi global.
“Pelaksanaan program streamlining kini memasuki fase eksekusi pada kuartal II tahun 2026, termasuk berbagai langkah konsolidasi untuk memperkuat struktur bisnis perusahaan,” kata Dony dalam keterangannya, Kamis (20/5/2026).
Dony menegaskan, transformasi dan streamlining BUMN merupakan bagian penting dalam membangun perusahaan negara yang lebih sehat, lincah (agile), dan kompetitif.
Menurutnya, SIG menjalankan sejumlah agenda strategis, mulai dari merger entitas distribusi dan building materials, konsolidasi sektor logistik, integrasi kawasan industri ke dalam ekosistem Danantara, hingga divestasi dan likuidasi entitas non-strategis.
Baca juga : Dana CSR BUMD Buat Urus Problem Sampah & Sanitasi
Langkah tersebut dilakukan untuk menciptakan struktur usaha yang lebih ramping, efektif, serta mendukung pengambilan keputusan bisnis yang lebih cepat dan terukur.
Selain fokus pada efisiensi operasional, SIG memastikan seluruh tahapan transformasi berjalan prudent dan sesuai prinsip tata kelola perusahaan yang baik.
Perusahaan juga terus berkoordinasi dengan advisor independen, auditor Kantor Akuntan Publik (KAP), serta menjalankan proses due diligence, agar setiap langkah strategis berlangsung akuntabel dan transparan.
Melalui langkah transformasi yang terukur dan berkelanjutan, SIG diharapkan semakin siap menghadapi tantangan industri konstruksi dan infrastruktur nasional ke depan.
Baca juga : Milan-Juventus Ke Liga Pocong
“Sekaligus memperkuat kontribusinya dalam mendukung agenda pembangunan Indonesia,” tukas Dony. [IMA]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.