RM.id Rakyat Merdeka - Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) menunjukkan komitmennya dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) perkebunan yang unggul dan berdaya saing melalui dukungan terhadap penyelenggaraan Palm Oil Career Expo (POCE) 2026.
Ajang yang mempertemukan dunia pendidikan dan industri ini menjadi ruang strategis untuk membuka peluang karier sekaligus meningkatkan kompetensi generasi muda di sektor kelapa sawit. POCE 2026 digelar pada 4–5 Juni 2026 di Auditorium UPN “Veteran” Yogyakarta.
Kegiatan tersebut menghadirkan berbagai program pengembangan karier, mulai dari bursa lowongan kerja, wawancara langsung dengan perusahaan, diskusi karier, hingga sesi bimbingan karier.
Baca juga : Beniyanto Tamoreka Dukung Penguatan Tata Kelola SDA dan Percepatan Investasi
Acara ini diikuti oleh mahasiswa, lulusan perguruan tinggi, serta pelaku industri perkebunan dari berbagai daerah di Indonesia.
Analis Divisi Kerja Sama Kelembagaan BPDP Mujiono Ardiansyah mengatakan, BPDP terus berkomitmen mendukung pengembangan SDM perkebunan sebagai fondasi penting bagi keberlanjutan industri kelapa sawit nasional.
Langkah itu dilakukan melalui berbagai program strategis. Salah satunya Program Pengembangan SDM Perkebunan Kelapa Sawit atau Beasiswa SDM Sawit.
Baca juga : Belanda Kehilangan Bek Arsenal Jelang Piala Dunia 2026
"Melalui POCE 2026, kami berharap semakin banyak generasi muda memperoleh akses informasi mengenai peluang pendidikan, peningkatan kompetensi, serta prospek karier di industri kelapa sawit yang berkelanjutan dan memiliki kontribusi penting bagi perekonomian nasional,” ujar Mujiono Ardiansyah.
Selama dua hari penyelenggaraan, peserta juga mendapatkan wawasan langsung dari para praktisi industri dan pemangku kepentingan melalui seminar serta diskusi interaktif.
Berbagai sesi tersebut dirancang untuk memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai peluang, tantangan, dan kebutuhan kompetensi di sektor kelapa sawit yang terus berkembang.
Baca juga : PLN EPI Bidik Pengembangan Bio-CNG Sawit untuk Percepat Transisi Energi
Sementara itu, Direktur PT Hai Sawit Indonesia M. Danang MRQ selaku penyelenggara kegiatan menegaskan, POCE tidak hanya menjadi ajang rekrutmen tenaga kerja, tetapi juga sarana memperkuat konektivitas antara dunia pendidikan dan industri.
“Kami berharap POCE dapat menjadi jembatan yang mempertemukan talenta muda dengan kebutuhan industri. Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya memperoleh peluang kerja, tetapi juga pemahaman yang lebih baik mengenai prospek karier dan pengembangan kompetensi di sektor kelapa sawit,” kata Danang.
Melalui sinergi antara perguruan tinggi, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan, POCE 2026 diharapkan mampu memperkuat keterhubungan antara kebutuhan industri dengan ketersediaan talenta muda yang siap berkontribusi bagi pembangunan sektor perkebunan Indonesia yang berkelanjutan, produktif, dan berdaya saing global
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.