Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
GAPPRI Dorong Regulasi Tembakau Seimbang dan Berkelanjutan
Kamis, 4 Juni 2026 21:39 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Gabungan Perserikatan Pabrik Rokok Indonesia (GAPPRI) mendorong pemerintah menyusun regulasi industri hasil tembakau (IHT) secara seimbang dan berkelanjutan.
Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga kontribusi sektor pertembakauan terhadap penyerapan tenaga kerja, penerimaan negara, dan perekonomian nasional.
Ketua Umum GAPPRI Henry Najoan mengatakan IHT merupakan salah satu sektor strategis yang melibatkan jutaan tenaga kerja dari hulu hingga hilir, mulai dari petani tembakau, pekerja pabrik, hingga pelaku usaha di sektor perdagangan.
Baca juga : Asuransi Jasindo Komit Terus Bertransformasi Dorong Pertumbuhan Berkelanjutan
“Dampak kebijakan terhadap industri ini tidak hanya menyentuh pabrik, tetapi juga pekerja, petani, hingga keluarga mereka. Karena itu, kebijakan perlu dirumuskan secara komprehensif dengan mempertimbangkan aspek sosial dan ekonomi,” ujarnya, Kamis (4/6/2026).
Menurut Henry, setiap kebijakan yang berkaitan dengan industri hasil tembakau perlu memperhatikan keseimbangan antara aspek kesehatan, keberlangsungan usaha, dan perlindungan lapangan kerja.
Dengan pendekatan yang komprehensif, kontribusi sektor tersebut terhadap perekonomian dapat terus terjaga.
Baca juga : YLKI: Ada Tahapan Regulasi yang Mengatur Kompensasi Blackout
Ia menjelaskan, industri hasil tembakau selama ini menjadi salah satu penyumbang penting penerimaan negara melalui cukai sekaligus menggerakkan aktivitas ekonomi di berbagai daerah.
Henry mencatat, produksi rokok nasional pada 2019 mencapai 357 miliar batang. Namun, dalam beberapa tahun terakhir industri menghadapi berbagai tantangan yang membuat volume produksi mengalami penyesuaian.
"Regulasi yang semakin ketat berpotensi mendorong peredaran rokok ilegal. Pada akhirnya, kondisi ini justru merugikan negara dan menciptakan distorsi di pasar,” kata Henry.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya