BREAKING NEWS
 

Rupiah Tertekan Ke Rp 17.851 Per Dolar AS, Pasar Tunggu RDG BI

Reporter : DWI ILHAMI
Editor : ADITYA NUGROHO
Kamis, 18 Juni 2026 09:30 WIB
Foto: Qori/RM

RM.id  Rakyat Merdeka - Nilai tukar rupiah dibuka melemah 0,5 persen ke level Rp 17.851 per dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Kamis (18/6/2026), dibandingkan penutupan sehari sebelumnya di posisi Rp 17.762 per dolar AS.

Pergerakan mata uang di kawasan Asia terhadap dolar AS bervariasi. Won Korea Selatan melemah 0,65 persen, yuan China turun 0,07 persen, dolar Hong Kong terkoreksi 0,01 persen, dan ringgit Malaysia melemah 0,57 persen. Sementara itu, dolar Singapura menguat 0,05 persen.

Baca juga : Rupiah Menguat, Ekonom Prediksi Pekan Depan Bisa Tembus Rp17.500 per Dolar AS

Indeks dolar AS terhadap mata uang utama dunia naik 0,16 persen ke level 100,03.

Adsense

Di sisi lain, nilai tukar rupiah terhadap mata uang utama lainnya menunjukkan pergerakan beragam. Rupiah menguat 0,85 persen terhadap poundsterling Inggris ke level Rp 23.756, stagnan terhadap euro di level Rp 20.037, serta menguat 0,98 persen terhadap dolar Australia ke level Rp 12.550.

Baca juga : Rupiah Melesat Ke Rp 17.760 Per Dolar AS

Analis Pasar Uang Lukman Leong mengatakan rupiah berpotensi melanjutkan pelemahan seiring menguatnya dolar AS setelah keputusan kebijakan moneter bank sentral Amerika Serikat, Federal Reserve (The Fed).

“Rupiah diperkirakan akan melemah terhadap dolar AS yang menguat setelah hasil rapat FOMC mengindikasikan The Fed masih berpotensi menaikkan suku bunga tahun ini sehingga memicu sentimen risk-off di pasar,” ujar Lukman, Kamis (18/6/2026).

Baca juga : Rupiah Dibuka Menguat Ke Level Rp 17.937 Per Dolar AS

Meski demikian, menurutnya, pelemahan rupiah berpotensi tertahan oleh hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia yang diperkirakan kembali menaikkan suku bunga acuan.

Lukman memproyeksikan nilai tukar rupiah bergerak dalam kisaran Rp 17.750 hingga Rp 17.900 per dolar AS pada perdagangan hari ini.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense