RM.id Rakyat Merdeka - Astra menggelar Roadshow 17th SATU Indonesia Awards 2026 di Makassar, Sulawesi Selatan, sebagai upaya mendorong lahirnya lebih banyak generasi muda yang menghadirkan inovasi dan solusi bagi masyarakat.
Kegiatan bertema “Terhubung dalam Aksi” itu diikuti lebih dari 500 peserta yang terdiri atas pelajar, mahasiswa, komunitas, pegiat sosial, hingga wirausahawan muda.
Roadshow menghadirkan sejumlah narasumber, antara lain Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, H. M. Ishak Iskandar, yang mewakili Gubernur Sulawesi Selatan; Juri 17th SATU Indonesia Awards 2026 sekaligus Rektor Universitas YARSI, Prof. Fasli Jalal; Founder Young On Top sekaligus juri, Billy Boen; Head of Corporate Communications Astra, Windy Riswantyo; serta penerima SATU Indonesia Awards 2017, Jamaluddin.
Pemilihan Makassar sebagai lokasi roadshow didasarkan pada besarnya potensi generasi muda di Sulawesi Selatan.
Berdasarkan proyeksi Badan Pusat Statistik (BPS) dalam Provinsi Sulawesi Selatan Dalam Angka 2026, sekitar 2,41 juta penduduk provinsi tersebut berada pada rentang usia 15–29 tahun.
Secara nasional, Pulau Sulawesi memiliki lebih dari 5,2 juta pemuda atau sekitar 7,89 persen dari total pemuda Indonesia.
Baca juga : Deniz Undav, Dari Divisi 3 Jerman Kini Pahlawan Tim Panser
Potensi tersebut turut didukung pertumbuhan ekonomi Sulawesi Selatan yang mencapai 6,88 persen pada triwulan I 2026, menjadikannya provinsi dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi keenam di Indonesia.
Chief of Corporate Affairs Astra, Boy Kelana Soebroto mengatakan, besarnya jumlah generasi muda di Sulawesi Selatan merupakan modal penting untuk melahirkan berbagai inovasi yang berdampak luas bagi masyarakat.
“Besarnya jumlah generasi muda di Sulawesi Selatan merupakan kekuatan yang perlu terus didukung agar dapat berkembang menjadi berbagai aksi yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Melalui tema ‘Terhubung dalam Aksi’, Astra ingin menghadirkan ruang bagi generasi muda untuk saling bertemu, berbagi pengalaman, dan memperkuat kolaborasi sehingga kepedulian serta gagasan yang mereka miliki dapat berkembang menjadi dampak yang lebih luas dan berkelanjutan,” ujar Boy.
Selain diskusi mengenai pendidikan, kepemimpinan, pengembangan potensi diri, dan kolaborasi, peserta juga mendapatkan inspirasi dari kisah Jamaluddin, penerima SATU Indonesia Awards 2017 sekaligus penggerak Desa Sejahtera Astra di Kanreapia, Kabupaten Gowa.
Jamaluddin memulai kiprahnya dari kepedulian terhadap minimnya akses pendidikan dan informasi di desanya.
Berangkat dari pengalaman sebagai anak petani yang sempat putus sekolah, ia mengubah kandang sapi milik keluarganya menjadi Rumah Koran, sebuah ruang belajar bagi anak-anak dan petani.
Baca juga : Pupuk Indonesia Sukses Masuk Peringkat 68 Daftar Fortune Southeast Asia 500
Inisiatif tersebut kemudian berkembang menjadi gerakan pemberdayaan masyarakat yang mengintegrasikan pendidikan dan sektor pertanian.
Programnya meluas hingga penghijauan kawasan, pembangunan embung pertanian, pengembangan pertanian organik, serta kegiatan sosial berupa berbagi hasil panen kepada panti asuhan.
Perjalanan Jamaluddin yang baru saja menerima Penghargaan Kalpataru Kategori Perintis Tahun 2026 menjadi contoh bahwa perubahan dapat dimulai dari persoalan sederhana di lingkungan sekitar dan berkembang melalui konsistensi serta keterlibatan masyarakat.
Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman berharap, semakin banyak anak muda di daerahnya yang terdorong menghadirkan inovasi melalui ajang tersebut.
“Di tengah berbagai tantangan pembangunan saat ini, kita membutuhkan semakin banyak anak muda yang memiliki kepedulian sosial, kreativitas, inovasi, serta keberanian untuk menghadirkan solusi atas berbagai persoalan di masyarakat. Melalui kegiatan seperti SATU Indonesia Awards, saya berharap semakin banyak generasi muda Sulawesi Selatan yang terinspirasi untuk mengembangkan gagasannya menjadi aksi nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan pembangunan daerah,” ujarnya.
Sulawesi Selatan juga menjadi daerah asal sejumlah penerima SATU Indonesia Awards lainnya, seperti Harianto Albar (2012), Idham Aulia (2014), dan Ridwan Nojeng (2016).
Baca juga : IIES-INDOMAEX 2026 Resmi Dibuka, Perkuat Perdagangan Dan Investasi Di Indonesia
Hingga kini, tercatat 30 penerima apresiasi berasal dari provinsi tersebut, terdiri atas empat penerima tingkat nasional dan 26 penerima tingkat provinsi.
SATU Indonesia Awards merupakan program apresiasi Astra bagi generasi muda yang berkontribusi di bidang kesehatan, pendidikan, lingkungan, kewirausahaan, dan teknologi.
Tahun ini, program tersebut juga terintegrasi dengan ekosistem Desa Sejahtera Astra guna memperluas dampak berbagai inisiatif para penerima penghargaan.
Pendaftaran 17th SATU Indonesia Awards 2026 telah dibuka sejak 1 April dan akan berlangsung hingga 1 Agustus 2026.
Penerima apresiasi tingkat nasional akan memperoleh dana pembinaan sebesar Rp 65 juta serta kesempatan mengikuti program pendampingan Astra untuk mengembangkan dan memperluas dampak program yang dijalankan.
Melalui program ini, Astra berharap semakin banyak generasi muda yang mampu menjadi agen perubahan sekaligus mendukung cita-cita Sejahtera Bersama Bangsa dan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Indonesia.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.