RM.id Rakyat Merdeka - Petugas Regu Pemadam Kebakaran (RPK) PT Sumalindo Hutani Jaya II memberikan edukasi mengenai pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kepada pelajar SMA Negeri 02 Marang Kayu Filial Desa Santan Ulu, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.
Kegiatan yang digelar Kamis (6/8/2026) tersebut merupakan upaya perusahaan mendukung Pemerintah dalam meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, mengenai bahaya karhutla. Edukasi juga ditujukan untuk mendorong pelajar memahami pentingnya pencegahan kebakaran sejak dini.
Dalam kegiatan tersebut, para siswa mendapatkan materi mengenai penyebab dan dampak karhutla serta langkah-langkah pencegahannya. Para pelajar juga didorong menjadi agen perubahan dengan menyampaikan informasi dan edukasi kepada keluarga serta masyarakat di lingkungan sekitar.
Baca juga : BNPB Catat Karhutla Di 4 Daerah, 16 Hektare Lahan Terbakar
Selain pemberian materi, kegiatan dilengkapi dengan simulasi pemadaman kebakaran. Melalui simulasi tersebut, siswa mendapatkan pemahaman mengenai tindakan yang perlu dilakukan ketika menemukan potensi kebakaran.
PT Sumalindo Hutani Jaya II juga mengenalkan program Desa Makmur Peduli Api (DMPA) sebagai salah satu upaya mendorong masyarakat mencegah karhutla. Program tersebut mengajak masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar dan menggunakan metode yang lebih aman.
Program DMPA juga mencakup pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan melalui berbagai kegiatan di bidang pertanian, perikanan, peternakan, dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Program tersebut ditujukan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat yang berada di sekitar wilayah konsesi perusahaan.
Baca juga : Penutupan Kawasan Wisata Gunung Bromo Diperpanjang Hingga 15 Agustus
Pihak SMA Negeri 02 Marang Kayu Filial Desa Santan Ulu mengapresiasi kegiatan sosialisasi dan simulasi pemadaman yang dilaksanakan perusahaan. Kegiatan tersebut dinilai memberikan pengetahuan sekaligus pengalaman praktik kepada siswa mengenai bahaya karhutla dan tindakan yang dapat dilakukan saat terjadi kebakaran.
“Terima kasih kepada PT Sumalindo Hutani Jaya II atas pelaksanaan kegiatan sosialisasi dan simulasi pemadaman karhutla. Melalui kegiatan ini, para siswa-siswi kami menjadi tahu bagaimana cara melakukan pemadaman karhutla,” ujar salah seorang guru SMA Negeri 02 Marang Kayu Filial Desa Santan Ulu dalam keterangannya, Rabu (12/8/2026).
Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan manfaat positif bagi sekolah, terutama dalam membangun kesadaran siswa mengenai pentingnya mencegah terjadinya karhutla. Edukasi tersebut diharapkan dapat diterapkan tidak hanya di lingkungan sekolah, tetapi juga di keluarga dan masyarakat.
Baca juga : Karhutla Jadi Perhatian Serius Istana
Melalui kegiatan tersebut, siswa diharapkan dapat menjadi pelopor dan agen perubahan dalam upaya pencegahan karhutla. Kesadaran yang dibangun sejak dini diharapkan mampu membentuk perilaku masyarakat yang lebih peduli terhadap lingkungan dan menghindari aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.
Selain menjadi sarana edukasi, kegiatan simulasi tersebut juga menjadi awal terjalinnya komunikasi dan hubungan yang baik antara pihak sekolah dan perusahaan. Kedua pihak berharap komunikasi dapat terus dikembangkan, khususnya dalam kegiatan edukasi lingkungan, pencegahan karhutla, dan keselamatan yang memberikan manfaat bagi siswa serta masyarakat sekitar.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.