RM.id Rakyat Merdeka - PT Krakatau Steel (Persero) Tbk menunjuk Willgo Zainar sebagai Direktur Utama melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Jakarta, Senin (7/9/2026). Mantan Direktur Pemasaran PT PAL Indonesia itu menggantikan Akbar Djohan dan mendapat mandat melanjutkan transformasi perusahaan baja pelat merah tersebut.
Pengangkatan Willgo menjadi bagian dari langkah Krakatau Steel memperkuat kepemimpinan sekaligus memastikan agenda transformasi perusahaan berjalan berkelanjutan.
Perseroan akan memfokuskan transformasi pada penguatan fundamental perusahaan, peningkatan efisiensi, pengembangan bisnis, serta penguatan kepercayaan para pemangku kepentingan.
Willgo memiliki pengalaman di berbagai bidang, mulai dari politik hingga industri dan BUMN. Ia menyelesaikan pendidikan Sarjana Ekonomi Manajemen Pemasaran di Universitas Mataram pada 1992.
Pendidikan kemudian dilanjutkan dengan meraih gelar Master of Business Administration bidang Marketing and International Business dari Armstrong University, Berkeley, California, Amerika Serikat, pada 1995.
Dalam perjalanan kariernya, Willgo pernah menjadi Anggota Komisi XI DPR periode 2014-2019. Pada periode yang sama, ia juga menjabat Wakil Ketua Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) DPR.
Baca juga : Krakatau Steel Raih Fortune Indonesia 100 Perkuat Fondasi Transformasi
Di bidang organisasi, Willgo pernah aktif sebagai Ketua DPD Gerindra Nusa Tenggara Barat dan Ketua DPD Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) NTB.
Kariernya di lingkungan BUMN antara lain ditandai dengan jabatan Direktur Pemasaran PT PAL Indonesia pada periode 2021-2024. Pada 2024, ia juga dipercaya menjadi Pelaksana Tugas Direktur Utama PT PAL Indonesia.
Setelah itu, Willgo ditunjuk sebagai Komisaris Independen PT Krakatau Steel sejak 16 Desember 2024. Kini, posisinya berubah dari pengawas menjadi orang nomor satu di perusahaan baja tersebut.
Dalam menjalankan mandat barunya, Willgo menyatakan kesiapan membawa Krakatau Steel terus berkontribusi terhadap pembangunan nasional.
Ia juga berkomitmen mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya melalui penguatan industri nasional, hilirisasi, peningkatan daya saing, dan penguatan kemandirian ekonomi Indonesia.
Selain pergantian Direktur Utama, RUPSLB juga melakukan perubahan dalam jajaran manajemen Krakatau Steel.
Baca juga : Jasaraharja Putera Bukukan Laba Rp234,49 Miliar Pada 2025
Thomas Christian diangkat sebagai Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko menggantikan Daniel Fitzgerald Liman.
Sementara posisi Willgo Zainar sebagai Komisaris Independen digantikan Didik Hariyanto.
Dengan perubahan tersebut, susunan Dewan Komisaris Krakatau Steel kini dipimpin Hendro Martowardojo sebagai Komisaris Utama.
David Pajung dan Didik Hariyanto menjabat Komisaris Independen. Adapun Setia Diarta dan Adityo Haryo Bimo masing-masing menjabat Komisaris.
Sementara jajaran direksi terdiri atas Willgo Zainar sebagai Direktur Utama, Sidik Darusulistyo sebagai Direktur Infrastruktur dan Operasi, Thomas Christian sebagai Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko, Hernowo sebagai Direktur Komersial, Pengembangan Usaha, dan Portofolio, serta Suryantoro Waluyo sebagai Direktur SDM.
Krakatau Steel merupakan perusahaan manufaktur baja terintegrasi yang berdiri sejak 31 Agustus 1970.
Baca juga : Laba PTPN Group Melonjak 81 Persen Jadi Rp 6,39 Triliun
Selain bisnis utama di industri baja, Krakatau Steel Group juga mengembangkan sejumlah lini usaha lain. Di antaranya kawasan industri terpadu, kepelabuhanan, logistik, penyediaan air industri, energi melalui pembangkit listrik, hingga sejumlah ventura bersama dengan perusahaan asal Korea dan Jepang.
Saat ini, Krakatau Steel terus menjalankan agenda transformasi melalui penguatan tata kelola dan transparansi perusahaan.
Transformasi juga diarahkan pada pengembangan sumber daya manusia, penguatan bisnis hilir, serta optimalisasi bisnis infrastruktur.
Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat kepercayaan pemangku kepentingan sekaligus meningkatkan daya tarik Krakatau Steel di mata investor.
Dengan pengalaman di parlemen, industri pertahanan, hingga BUMN, Willgo kini menghadapi tantangan baru: menjaga keberlanjutan transformasi Krakatau Steel dan memperkuat kembali fundamental perusahaan di tengah ketatnya persaingan industri baja.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.