Dark/Light Mode

ANTAM Bagikan Dividen Rp 5,04 Triliun, Kinerja Tertinggi Sepanjang Sejarah

Rabu, 10 Juni 2026 19:56 WIB
ANTAM membagikan dividen Rp 5,04 triliun dari laba 2025 setelah mencatat pendapatan dan laba bersih tertinggi sepanjang sejarah perusahaan.
ANTAM membagikan dividen Rp 5,04 triliun dari laba 2025 setelah mencatat pendapatan dan laba bersih tertinggi sepanjang sejarah perusahaan.

RM.id  Rakyat Merdeka - PT ANTAM (Persero) Tbk membagikan dividen sebesar Rp 5,04 triliun atau 70 persen dari laba bersih tahun buku 2025 yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk.

Keputusan tersebut disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 yang digelar di Jakarta, Rabu (10/6).

Selain menyetujui penggunaan laba bersih, pemegang saham juga menyepakati perubahan susunan pengurus serta rencana perseroan menerima penugasan strategis pemerintah untuk mempercepat hilirisasi nikel dan pengembangan ekosistem baterai kendaraan listrik nasional.

Sebesar Rp 2,16 triliun atau 30 persen dari laba bersih ditetapkan sebagai saldo laba ditahan.

Dana tersebut akan digunakan untuk mendukung pengembangan usaha, memperkuat fundamental bisnis, serta membiayai berbagai proyek strategis perseroan.

Keputusan pembagian dividen ditopang kinerja operasional dan keuangan ANTAM yang mencatatkan rekor tertinggi sepanjang sejarah perusahaan.

Pada 2025, ANTAM membukukan pendapatan Rp 84,64 triliun atau naik 22 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Baca juga : Telkom Tebar Dividen Rp 21,9 Triliun, Buyback Saham Disiapkan Rp 4 Triliun

Laba bersih tahun berjalan mencapai Rp 7,92 triliun, melonjak 106 persen dibandingkan 2024.

Pencapaian tersebut diraih di tengah volatilitas harga komoditas dan ketidakpastian ekonomi global. Kinerja positif didukung optimalisasi portofolio komoditas, peningkatan operasional, pengelolaan biaya yang efektif, serta penguatan eksekusi strategi bisnis.

Direktur Utama ANTAM, Untung Budiharto, mengatakan 2025 menjadi tonggak penting dalam perjalanan perusahaan.

“Di tengah dinamika pasar global dan tantangan industri, ANTAM berhasil mencatatkan kinerja operasional dan keuangan terbaik sepanjang sejarah Perseroan. Capaian ini mencerminkan kuatnya fundamental bisnis, efektivitas strategi yang dijalankan secara disiplin, serta komitmen seluruh insan ANTAM dalam mengoptimalkan potensi sumber daya mineral nasional untuk menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan,” ujar Untung.

Menurut dia, ANTAM akan terus memperkuat fundamental bisnis, meningkatkan efisiensi operasional, memperkuat tata kelola perusahaan, serta mengintegrasikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) ke dalam strategi korporasi untuk menciptakan pertumbuhan berkelanjutan dan daya saing jangka panjang.

Dalam RUPST tersebut, pemegang saham juga menyetujui rencana perseroan menerima penugasan khusus pemerintah terkait percepatan program hilirisasi nikel dan pengembangan ekosistem baterai kendaraan listrik nasional.

Penugasan itu mencakup pengembangan ekosistem baterai terintegrasi berbasis nikel dari hulu hingga hilir, mulai dari kegiatan pertambangan, pembangunan pabrik Rotary Kiln Electric Furnace (RKEF)/Rotary Kiln Smelting Blast Furnace (RKSBF), fasilitas High Pressure Acid Leach (HPAL), refinery, prekursor, katoda, battery cell, hingga battery recycling.

Baca juga : BCA Mulai Bagikan Dividen Interim Termin Pertama Kuartal II-2026

Program tersebut akan dijalankan melalui kerja sama ANTAM dan PT Industri Baterai Indonesia (IBI) bersama HYD Investment Limited yang beranggotakan Zhejiang Huayou Cobalt Co., Ltd., EVE Energy Co., Ltd., dan PT Daaz Bara Lestari Tbk.

“Sejalan dengan agenda pembangunan nasional, ANTAM akan terus memperkuat pengembangan bisnis berbasis hilirisasi dan integrasi rantai nilai mineral. Melalui berbagai proyek strategis yang terintegrasi, ANTAM tidak hanya meningkatkan nilai tambah, tetapi juga mendukung penguatan kemandirian industri nasional serta posisi Indonesia dalam rantai pasok industri global,” tambah Untung.

RUPST 2025 juga menyetujui perubahan susunan pengurus perseroan. Pemegang saham mengukuhkan pemberhentian dengan hormat M. Rudy Salahuddin Ramto sebagai Komisaris Perseroan terhitung sejak 19 Desember 2025, I Dewa Wirantaya sebagai Direktur Pengembangan Usaha sejak ditutupnya RUPS, serta Arianto Sabtonugroho Rudjito sebagai Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko.

Selain itu, pemegang saham menyetujui pengangkatan Aryanto Wibowo sebagai Komisaris, I Dewa Bagus Sugata Wirantaya sebagai Direktur Strategi Hilirisasi dan Operasi Hilir, serta Arini Kasmira sebagai Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko.

Perseroan juga melakukan penyesuaian nomenklatur sejumlah jabatan direksi.

Hartono yang sebelumnya menjabat Direktur Operasi dan Produksi kini menjadi Direktur Pengelolaan Sumber Daya Mineral.

Ratih Dewihandajani yang sebelumnya menjabat Direktur Sumber Daya Manusia kini menjadi Direktur Sumber Daya Manusia dan Transformasi Korporasi.

Baca juga : MedcoEnergi Bagikan Dividen Rp 1,57 Triliun, RUPST Ubah Direksi dan Komisaris

Sementara Handi Sutanto yang sebelumnya menjabat Direktur Komersial kini mengemban tugas sebagai Direktur Strategi Korporasi, Pengembangan Usaha, dan Komersial.

Dengan perubahan tersebut, susunan Dewan Komisaris ANTAM terdiri atas Irwandy Arif sebagai Komisaris Utama, Elen Setiadi sebagai Komisaris, Ridwan sebagai Komisaris Independen, Rudy Sufahriadi sebagai Komisaris, Aryanto Wibowo sebagai Komisaris, serta Pius Lustrilanang sebagai Komisaris Independen.

Adapun susunan Direksi ANTAM terdiri atas Untung Budiharto sebagai Direktur Utama, I Dewa Bagus Sugata Wirantaya sebagai Direktur Strategi Hilirisasi dan Operasi Hilir, Hartono sebagai Direktur Pengelolaan Sumber Daya Mineral, Arini Kasmira sebagai Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko, Ratih Dewihandajani Lindawardhani Amri sebagai Direktur Sumber Daya Manusia dan Transformasi Korporasi, serta Handi Sutanto sebagai Direktur Strategi Korporasi, Pengembangan Usaha, dan Komersial.

Dewan Komisaris dan Direksi ANTAM menyampaikan apresiasi kepada M. Rudy Salahuddin Ramto, Arianto Sabtonugroho Rudjito, serta jajaran pengurus yang telah menyelesaikan masa tugasnya atas dedikasi dan kontribusi yang diberikan bagi kemajuan perusahaan.

Direksi ANTAM juga menyampaikan apresiasi kepada Dewan Komisaris atas arahan strategis dan fungsi pengawasan yang konstruktif sepanjang 2025.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada pemegang saham, pelanggan, mitra usaha, regulator, dan seluruh pemangku kepentingan atas dukungan yang terus diberikan kepada perseroan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.