BREAKING NEWS
 

Hari Tani Nasional 2026

Bayer Indonesia Dan 7.000 Petani Jagung Panen Raya DEKALB DK79C Kuat

Reporter & Editor :
FAQIH MUBAROK
Jumat, 25 September 2026 10:44 WIB
Bersama Bayer Indonesia, para petani jagung di wilayah ini melakukan panen raya DEKALB DK79C Kuat yang berlangsung pada 23 September – 1 Oktober 2026. Foto: Bayer Indonesia

RM.id  Rakyat Merdeka - Hari Tani Nasional tahun ini menjadi momentum penting bagi lebih dari 7.000 petani jagung di kabupaten Lampung Tengah, Pesawaran Lampung, Wonogiri, dan Tuban. Bersama Bayer Indonesia, para petani jagung di wilayah ini melakukan panen raya DEKALB DK79C Kuat yang berlangsung pada 23 September hingga 1 Oktober 2026.

Potensi hasil panen yang sekitar 10 -15 persen lebih tinggi dibandingkan rata-rata hasil panen biasanya di area tersebut. Pencapaian ini memberikan optimisme bagi sektor pertanian yang saat ini menghadapi tekanan akibat perubahan iklim, tingginya variabilitas cuaca, dan kondisi lahan yang menantang.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memproyeksikan fenomena El Niño kuat dapat menyebabkan musim kemarau berkepanjangan di sejumlah wilayah Indonesia hingga akhir Oktober 2026.

Kondisi tersebut berpotensi memengaruhi produktivitas berbagai komoditas strategis, termasuk jagung. Jagung memiliki peran penting dalam menjaga ketahanan pangan Indonesia.

Selain sebagai sumber pangan, sebagian besar produksi jagung nasional digunakan sebagai bahan baku utama industri pakan ternak dalam mendukung meningkatnya kebutuhan protein hewani masyarakat.

Baca juga : Hari Tani Nasional 2026, FKMGS Ajak Kawal Kebijakan Pro Petani

Oleh karena itu, peningkatan produktivitas di tingkat petani menjadi faktor penting dalam pencapaian target produksi jagung nasional dan penguatan swasembada pangan.

Pemerintah menargetkan produksi jagung pipilan kering sekitar 18 juta ton pada tahun 2026 sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan dan mewujudkan swasembada pangan nasional.

"Hari Tani Nasional merupakan momentum untuk mengapresiasi peran penting petani dalam memperkuat ketahanan pangan Indonesia. Kami percaya dengan inovasi pertanian yang didukung praktik budidaya yang tepat, akan berpotensi membantu petani menghadapi tantangan iklim sekaligus meningkatkan potensi hasil panen. Bayer akan terus bekerja bersama petani untuk mendukung praktik pertanian yang lebih produktif dan berkelanjutan," kata Andi Ilyas, Direktur PT Bayer Indonesia dalam keterangannya, Jumat (25/9/2026).

Kegiatan panen yang sedang berlangsung ini menunjukkan bagaimana produktivitas pertanian dapat didukung melalui kombinasi inovasi, teknologi, dan pendampingan agronomi di lapangan.

Adsense

Lampung, Wonogiri, dan Tuban dipilih sebagai lokasi utama karena mewakili wilayah produksi jagung penting yang menghadapi beragam tantangan budidaya, mulai dari variabilitas iklim hingga kondisi tanah yang beragam.

Baca juga : Gerindra Kawal Revisi RUU Reforma Agraria

Dikatakan, di tengah meningkatnya risiko El Niño dan kejadian cuaca ekstrem, petani membutuhkan inovasi yang dapat membantu mereka mempertahankan sekaligus meningkatkan performa tanaman.

Hasil observasi lapangan di lokasi-lokasi tersebut menunjukkan potensi DEKALB DK79C Kuat untuk mendukung hasil yang lebih baik ketika dipadukan dengan praktik agronomi yang tepat.

"Pada akhirnya, membantu petani mengoptimalkan produktivitas akan turut berkontribusi dalam memperkuat ketahanan pangan Indonesia," kata Jawad Nasir, Bayer Corn Seeds & Trait Lead Crop Science Indonesia.

Melalui DEKALB DK79C Kuat, Bayer menghadirkan varietas jagung yang dikembangkan untuk membantu petani menghadapi berbagai tantangan budidaya di Indonesia.

Varietas ini menawarkan rendemen pipilan hingga 82 persen, batang yang kokoh sehingga lebih tahan rebah dan busuk batang, serta masa panen sekitar 100 hari yang memungkinkan petani mengelola siklus tanam dengan lebih efisien.

Baca juga : Bayer Perkuat Sinergi Indonesia-Jerman Di Sektor Kesehatan

Keunggulan produk tersebut didukung oleh pendampingan teknis dan berbagi praktik pertanian yang baik guna membantu petani mengoptimalkan potensi hasil panen di lahannya.

Diselenggarakan bertepatan dengan Hari Tani Nasional 2026, kegiatan panen ini menyoroti ketangguhan dan semangat para petani Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan pertanian.

Di tengah ketidakpastian iklim dan meningkatnya kebutuhan pangan, inovasi yang membantu meningkatkan potensi hasil panen dapat memainkan peran penting dalam mendukung kesejahteraan petani sekaligus berkontribusi pada ketahanan pangan nasional.

Sejalan dengan upaya pemerintah meningkatkan produksi jagung nasional dan memperkuat swasembada pangan, Bayer tetap berkomitmen menghadirkan inovasi berbasis sains yang membantu petani Indonesia mengoptimalkan potensi hasil panen, meningkatkan ketahanan terhadap tantangan budidaya, serta mendukung praktik pertanian yang lebih berkelanjutan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense