RM.id Rakyat Merdeka - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mendorong ekosistem industri halal nasional semakin berdaya saing dan mampu mengambil peran lebih besar dalam rantai global.
Upaya tersebut salah satunya dilakukan melalui Industrial Festival x Halal Indo 2026 yang menghasilkan komitmen transaksi senilai Rp 622 miliar.
Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu pemain utama industri halal global.
Potensi tersebut ditopang pasar domestik yang luas, basis industri yang semakin berkembang, sumber daya manusia, serta meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap produk halal.
Agus menegaskan, Indonesia tidak boleh hanya menjadi pasar bagi produk halal dunia. Indonesia harus mengambil peran lebih besar sebagai produsen dan basis produksi halal global.
“Karena itu, penguatan industri halal perlu diarahkan untuk menciptakan nilai tambah, meningkatkan daya saing, sekaligus memperluas penetrasi produk industri nasional ke pasar internasional,” kata Agus dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (29/9/2026).
Baca juga : Berdampak Buruk Terhadap Kesehatan, Stop Konsumsi Obat Tanpa Resep Dokter!
Upaya tersebut diwujudkan, antara lain melalui Industrial Festival x Halal Indo 2026 yang mempertemukan pelaku industri, pasar, lembaga halal, akademisi, investor, serta berbagai pemangku kepentingan.
Agus mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan tersebut yang menjadi ruang kolaborasi, sekaligus mempertemukan pelaku industri dengan konsumen, mitra bisnis dan calon investor.
Menurutnya, berbagai pertemuan bisnis, jejaring, dan komitmen yang terbentuk selama kegiatan harus ditindaklanjuti menjadi kerja sama konkret.
“Ukuran keberhasilan sebuah pameran bukan hanya ramainya pengunjung, juga seberapa besar manfaat ekonomi dan kolaborasi bisnis yang dapat terus berlanjut setelah kegiatan selesai,” tutur Agus.
Industrial Festival x Halal Indo 2026 berlangsung pada 24-27 September 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang, Banten. Sebanyak 346 tenant berpartisipasi dengan menampilkan produk, teknologi, inovasi, serta berbagai peluang bisnis dalam ekosistem industri halal.
Selama penyelenggaraan, kegiatan tersebut menarik 28.707 pengunjung atau meningkat 5 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Baca juga : Kartu Merah Haye Jadi Hadiah Sekaligus Kutukan
Dari segi transaksi, nilai penjualan langsung mencapai Rp 8,4 miliar, naik 9 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Selain itu, ajang tersebut menghasilkan komitmen transaksi sebesar Rp 622 miliar.
Kepala Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI) Kemenperin Emmy Suryandari mengatakan, capaian tersebut menunjukkan kegiatan telah berkembang melampaui fungsi pameran dan promosi.
Industrial Festival x Halal Indo tidak hanya menjadi ruang promosi produk. Tetapi juga platform untuk mempertemukan industri, pasar, dan investasi dalam rangka memperkuat ekosistem industri halal nasional.
Menurut Emmy, capaian ekonomi tersebut merupakan hasil dari terbentuknya jejaring, terbukanya peluang bisnis, dan munculnya berbagai kolaborasi selama penyelenggaraan kegiatan. Karena itu, berakhirnya kegiatan tidak boleh menjadi akhir dari berbagai hubungan bisnis yang telah terbangun.
Menurutnya, Halal Indo 2026 boleh berakhir, tetapi semangat dan kolaborasi yang telah dibangun tidak boleh berhenti.
Baca juga : Gagal Raih Podium Di GP Azerbaijan, Leclerc Bongkar Kelemahan Ferrari
“Seluruh gagasan, jejaring, kerja sama dan komitmen yang lahir harus menjadi energi baru untuk diwujudkan dalam program dan aksi nyata bagi penguatan industri halal Indonesia,” ungkap Emmy.
Karena itu, Kemenperin bertekad terus memperkuat industri halal melalui berbagai kebijakan dan fasilitasi. Termasuk peningkatan penerapan dan sertifikasi halal di sektor industri. DIR
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 10, edisi Rabu, 30 September 2026 dengan judul "Cetak Transaksi Rp 622 Miliar Industri Halal Indonesia Siap Rajai Pasar Global"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.