Dark/Light Mode

Indonesia Vs Malaysia 0-0

Kartu Merah Haye Jadi Hadiah Sekaligus Kutukan

Rabu, 30 September 2026 06:20 WIB
Pemain Timnas Indonesia Thom Haye (kiri) berusaha melewati kawalan pemain Malaysia Brad Tapp dalam pertandingan Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Senin (28/9/2026). (Foto: M Qori/RM.id)
Pemain Timnas Indonesia Thom Haye (kiri) berusaha melewati kawalan pemain Malaysia Brad Tapp dalam pertandingan Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Senin (28/9/2026). (Foto: M Qori/RM.id)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kartu merah Thom Haye menjadi hadiah sekaligus kutukan bagi Timnas Indonesia saat ditahan Malaysia 0-0 pada laga kedua Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026) malam.

Hadiah karena situasi sulit itu menempa daya juang dan kebersamaan Skuad Garuda. Kutukan karena Indonesia harus bermain dengan 10 orang sejak menit ke-37 dan lebih banyak bertahan menghadapi tekanan Malaysia.

Baca juga : Gagal Raih Podium Di GP Azerbaijan, Leclerc Bongkar Kelemahan Ferrari

Petaka datang ketika wasit asal Korea Selatan, Ko Hyungjin, mengubah kartu kuning Thom Haye menjadi kartu merah setelah meninjau tayangan Video Assistant Referee (VAR). Kehilangan gelandang andalan membuat pelatih John Herdman memasukkan Ivar Jenner untuk memperkuat lini tengah.

Indonesia sebenarnya memulai laga dengan baik. Justin Hubner sempat membobol gawang Malaysia pada menit ketiga, tetapi dianulir karena pelanggaran. Setelah unggul jumlah pemain, Malaysia menguasai permainan dan memaksa Maarten Paes melakukan sejumlah penyelamatan penting.

Baca juga : Dibeberkan Destry di DPR, Ekonomi Tumbuh Kuat

Meski tertekan, Garuda tetap memberi ancaman. Sundulan Elkan Baggott membentur tiang pada akhir babak pertama, sementara Dean James sempat menguji kiper Syihan Hazmi lewat serangan balik cepat.

Di babak kedua, tekanan Malaysia semakin deras. Namun, pertahanan Indonesia tampil disiplin. Paes kembali menjadi penyelamat, sementara Hubner melakukan sapuan krusial di garis gawang untuk menggagalkan peluang lawan.

Baca juga : AS Tolak Syarat Damai Iran, Harga Minyak Makin Melejit

Pelatih John Herdman menilai kartu merah justru memperlihatkan karakter timnya. “Kartu merah itu memberi kesempatan kepada pemain untuk belajar berjuang bersama,” kata Herdman. Ia mengakui Indonesia masih perlu memperbaiki pola serangan saat bermain dengan 10 orang.

Hasil imbang membuat Indonesia dan Malaysia sama-sama mengoleksi empat poin dari dua laga Grup A. Malaysia memimpin klasemen karena unggul selisih gol, sedangkan Indonesia berada di posisi kedua menjelang laga penentuan melawan Bangladesh, Kamis (1/10/2026). [SAR]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.