RM.id Rakyat Merdeka - PT Jaminan Kredit Indonesia (Persero) atau Jamkrindo terus memperluas peluang bisnis melalui kolaborasi dengan industri keuangan digital, melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Penjaminan Kredit dengan PT Bank Hibank Indonesia (hibank).
Direktur Pengembangan Bisnis dan Kelembagaan Jamkrindo Krisna Johan mengatakan, kerja sama ini menjadi kolaborasi pertama Jamkrindo dengan bank digital, sekaligus menandai upaya perusahaan untuk memperluas pasar penjaminan dan mengembangkan layanan sesuai kebutuhan industri keuangan yang terus berkembang.
Ia optimistis, kerja sama ini kian memperkuat pertumbuhan bisnis melalui kemitraan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.
“Kolaborasi ini membuka peluang bagi kami untuk memperluas jangkauan bisnis penjaminan di ekosistem digital, sehingga memberikan nilai tambah bagi kedua pihak, dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dan pengelolaan risiko yang terukur,” ujar Krisna, dalam keterangannya, Rabu (14/10/2026).
Krisna menambahkan, bagi hibank, penjaminan dapat mendukung pengelolaan risiko kredit dalam penyaluran Kredit.
Sementara bagi Jamkrindo, kerja sama ini tak hanya membuka peluang untuk memperluas portofolio penjaminan dan mengembangkan sumber pertumbuhan bisnis baru.
“Dari sisi potensi bisnis, kerja sama penjaminan kredit dengan hibank, pada tahap awal diperkirakan memiliki peluang bisnis sekitar Rp 500 miliar,” kata Krisna.
Baca juga : Raih Penghargaan Bisnis Indonesia ,Jamkrindo Komit Perluas Akses Keuangan UMKM-K
Selain itu, terdapat potensi pengembangan penjaminan dari portofolio hibank lainnya yang memenuhi kriteria penjaminan, dengan nilai lebih dari Rp 1 triliun.
Untuk itu, peluang ini diharapkan dapat mendukung pertumbuhan volume penjaminan dan perolehan Imbal Jasa Penjaminan (IJP) Jamkrindo.
“Realisasinya tetap bergantung pada perkembangan kerja sama, kelayakan kredit dan ketentuan penjaminan yang berlaku,” katanya.
Ia menambahkan, untuk mendukung pelaksanaan kerja sama, Jamkrindo dan hibank akan menyelaraskan ketentuan penjaminan, serta kesiapan operasional masing-masing pihak.
Selain itu, penyelarasan proses dan pertukaran data juga berpotensi meningkatkan efisiensi layanan.
“Upaya ini diharapkan dapat mendukungproses penjaminan dan administrasi yang lebih efektif, dengan tetap memperhatikan kesiapan sistem dan prosedur kedua pihak,” kata Krisna.
Sedangkan dari sisi teknologi informasi, Jamkrindo terus memperkuat keandalan sistem untuk mendukung kelancaran proses bisnis penjaminan.
Baca juga : Jamkrindo Perkuat Pemberdayaan Penyandang Disabilitas Dukung Ekonomi Inklusif
Salah satunya melalui Jaguars (Jamkrindo Guarantee System), sebuah sistem inti penjaminan yang mendukung proses operasional perusahaan.
Krisna menegaskan, penguatan sistem dan proses digital ini menjadi bagian dari upaya Jamkrindo untuk menghadirkan layanan yang semakin cepat, mudah dan efisien.
Menurutnya, keandalan teknologi informasi menjadi aspek penting dalam mendukung pengembangan bisnis digital.
“Sistem yang andal dapat membantu menjaga kesinambungan proses operasional, mendukung pengelolaan data, serta meningkatkan efektivitas layanan,” katanya.
Hal ini juga menjadi landasan bagi Jamkrindo dalam mengembangkan kolaborasi dengan mitra industri keuangan, dengan tetap memperhatikan kesiapan sistem, keamanan informasi dan pengelolaan risiko.
Ke depan, pihaknya dan hibank turut menjajaki peluang kerja sama untuk produk lain, termasuk Supply Chain Financing (SCF) dan Kredit Berbasis Garansi (KBG).
Ia memastikan, penjajakan ini akan mempertimbangkan kebutuhan pasar, kesesuaian produk, kesiapan operasional, serta prinsip kehati-hatian.
Baca juga : BAZNAS Perkuat Ekosistem Digital Fundraising
Mengingat, pengembangan tersebut merupakan peluang kerja sama lanjutan di luar ruang lingkup PKS yang saat ini ditandatangani.
Sementara itu, Direktur Utama Jamkrindo Abdul Bari mengapresiasi terjalinnya kerja sama ini.
Menurutnya, kolaborasi tersebut merupakan langkah strategis dalam memperkuat sinergi antarpelaku industri keuangan, sekaligus membuka peluang untuk memperluas jangkauan layanan penjaminan dan mendukung pertumbuhan ekosistem pembiayaan digital di Indonesia.
Selama ini, perseroan terus mendorong transformasi bisnis yang adaptif, inovatif dan berkelanjutan, sehingga diharapkan dapat memperkuat daya saing perusahaan. Sekaligus, meningkatkan kemampuan Jamkrindo dalam merespons dinamika industri dan kebutuhan pasar yang terus berkembang.
“Dengan dukungan integrasi proses bisnis dan pemanfaatan teknologi, kami berkomitmen untuk terus menjamin lebih luas dan menghadirkan dampak yang lebih nyata bagi masyarakat serta perekonomian nasional,” kata Abdul.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.