BREAKING NEWS
 

Kinerja Melesat, Bank Mandiri Buyback Saham Dan Tebar Dividen

Reporter : DWI ILHAMI
Editor : ADITYA NUGROHO
Kamis, 22 Oktober 2026 19:08 WIB
Foto: Bank Mandiri

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk merealisasikan pembelian kembali saham (buyback) sebanyak 91,75 juta saham yang kemudian dialihkan melalui Program Kepemilikan Saham bagi Karyawan pada 24-29 Juni 2026. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk mengoptimalkan pengelolaan modal sekaligus menciptakan nilai jangka panjang bagi pemegang saham.

Direktur Finance & Strategy Bank Mandiri Novita Widya Anggraini mengatakan, pelaksanaan buyback didukung kinerja perseroan yang solid dan keyakinan terhadap prospek bisnis jangka panjang.

“Kami melihat pembelian kembali saham atau buyback sebagai aksi korporasi yang baik. Ditopang kinerja yang solid dan keyakinan terhadap prospek bisnis jangka panjang,” kata Novita dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis (22/10/2026).

Dia menjelaskan, saham hasil buyback tersebut dimanfaatkan untuk mendukung program kepemilikan saham karyawan. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan rasa memiliki dan produktivitas karyawan sekaligus menyelaraskan kontribusi mereka dengan kinerja jangka panjang perseroan.

Pengalihan saham tersebut dilakukan sesuai persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2026 dan mengacu pada ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Baca juga : Jasa Marga Kaji Opsi Buyback Saham, Prioritaskan Ekspansi dan Likuiditas

Selain melalui buyback, Bank Mandiri memberikan nilai tambah kepada pemegang saham melalui pembagian dividen. Sepanjang kalender 2026, total dividen yang dibagikan perseroan mencapai sekitar Rp 50,63 triliun, terdiri atas dividen tahun buku 2025 sebesar Rp 44,47 triliun dan dividen interim tahun buku 2026 sebesar Rp 6,16 triliun.

Novita mengatakan, pembagian dividen interim tetap mempertimbangkan realisasi laba, kecukupan modal, likuiditas, serta kebutuhan ekspansi bisnis. Dengan demikian, perseroan dapat memberikan imbal hasil kepada pemegang saham tanpa mengabaikan kapasitas pembiayaan untuk mendukung pertumbuhan usaha.

“Evaluasi ini memastikan perseroan dapat memberikan imbal hasil kepada pemegang saham, sekaligus menjaga kapasitas untuk mendukung penyaluran kredit dan pertumbuhan kinerja,” ujarnya.

Adsense

Menurut dia, dividen interim juga menjadi bentuk apresiasi atas kepercayaan pemegang saham sekaligus mencerminkan kemampuan perseroan dalam menghasilkan laba.

“Kami ingin pemegang saham dapat menikmati hasil kinerja Bank Mandiri lebih awal melalui dividen interim,” kata Novita.

Baca juga : BTN Kaji Opsi Buyback Saham Di Tengah Dinamika Pasar Modal

Dia menambahkan, besaran dividen tetap memperhatikan kebutuhan modal untuk ekspansi dan antisipasi risiko agar perseroan dapat terus mengembangkan bisnis serta menghasilkan laba yang mendukung imbal hasil berkelanjutan.

Keseimbangan antara pembagian dividen dan pelaksanaan buyback tersebut sejalan dengan upaya Bank Mandiri menjaga ketahanan fundamental bisnis. Hingga Agustus 2026, penyaluran kredit secara bank only mencapai Rp 1.592 triliun, tumbuh 17,6 persen secara tahunan (year on year/yoy).

Pada periode yang sama, penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) tercatat sebesar Rp 1.687 triliun, meningkat 17,6 persen yoy. Pertumbuhan tersebut melampaui pertumbuhan DPK industri perbankan yang mencapai 13,7 persen.

Dari sisi kualitas aset, Bank Mandiri mencatat rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) bruto sebesar 1,00 persen, dengan rasio pencadangan terhadap NPL (NPL coverage ratio) sebesar 240,6 persen.

Sementara itu, laba bersih secara bank only hingga Agustus 2026 mencapai Rp 37,5 triliun, tumbuh 22,3 persen yoy.

Baca juga : Dukung Stabilitas Pasar Modal Dalam Negeri, BCA Lanjutkan Buyback Saham

Novita menegaskan, Bank Mandiri akan terus menjaga keseimbangan antara pemberian imbal hasil kepada pemegang saham dan penguatan kapasitas bisnis melalui pengelolaan modal yang pruden.

“Dengan pendekatan ini, pertumbuhan kinerja diharapkan terus memberikan nilai tambah yang berkelanjutan bagi pemegang saham,” tuturnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense