Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Polda Banten: Terpal-Galon Aqua Bukan Milik Kapal Jurnalis Hilang
- Menhub: 114 Korban Kapal Virgo Transport 8 Ditemukan, 108 Selamat 6 Meninggal
- Guru Besar Trisakti Puji Blusukan Gibran Soal Dampak Karhutla
- Man City Menang di Derby Manchester Meski 10 Pemain
- Aktivis Apresiasi Wapres Gibran Lihat Langsung Dampak Karhutla ke Orangutan
Bank Mandiri Bakal Tebar Dividen Sebesar Rp 6,16 Triliun
Senin, 7 September 2026 21:28 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menetapkan pembagian dividen interim untuk tahun buku 2026 sebesar Rp 66 per saham atau sekitar Rp 6,16 triliun.
Direktur Finance & Strategy Bank Mandiri Novita Widya Anggraini mengatakan, kebijakan ini menjadi wujud apresiasi kepada para pemegang saham sekaligus mencerminkan keyakinan manajemen terhadap fundamental bisnis Perseroan ke depan.
Keputusan tersebut memperoleh persetujuan Dewan Komisaris atas keputusan Direksi Bank Mandiri pada 3 September 2026 dan disampaikan melalui keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 4 September 2026.
“Dengan pembagian ini, total dividen Bank Mandiri sepanjang kalender 2026 mencapai sekitar Rp 50,63 triliun, terdiri atas dividen tahun buku 2025 sebesar Rp 44,47 triliun dan dividen interim tahun buku 2026 sebesar Rp6,16 triliun,” katanya dalam keterangan resmi, Senin (7/9/2026).
Novita menyampaikan optimisme manajemen terhadap fundamental bisnis, yang turut ditopang kinerja intermediasi Bank Mandiri yang tetap solid. Secara bank only, penyaluran kredit hingga Agustus 2026 tumbuh 17,6 persen secara tahunan atau year on year (YoY) menjadi Rp 1.592 triliun.
Baca juga : Mandiri Proyeksi Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,34 %
Pertumbuhan kredit tersebut ditopang Dana Pihak Ketiga (DPK) yang meningkat 17,6 persen yoy menjadi Rp 1.687 triliun. Pada periode yang sama, total aset mencapai Rp 2.358 triliun atau tumbuh 20,7 persen yoy, sedangkan laba bersih meningkat 22,3 persen yoy menjadi Rp 37,5 triliun.
Kualitas aset tetap terjaga, tercermin dari rasio Non-Performing Loan (NPL) gross sebesar 1,00 persen. Capaian tersebut menunjukkan pertumbuhan bisnis tetap dijalankan secara sehat dan berdasarkan prinsip kehati-hatian.
“Keputusan tersebut ditopang kinerja keuangan yang solid serta posisi permodalan dan likuiditas yang memadai,” kata Novita.
Kondisi tersebut, sambungnya, memberikan ruang bagi perseroan untuk menghadirkan nilai tambah bagi pemegang saham dengan tetap menjaga kapasitas pertumbuhan bisnis.
Pembagian dividen interim ini mencerminkan keyakinan kami terhadap fundamental Bank Mandiri ke depan sekaligus menjadi bentuk apresiasi atas kepercayaan para pemegang saham, termasuk investor ritel.
Baca juga : Bank Mandiri Paparkan Prospek Ekonomi Indonesia Semester II 2026
“Keputusan ini kami lakukan secara terukur dengan memastikan fundamental, kecukupan modal, likuiditas, dan rasio keuangan tetap terjaga serta ruang pertumbuhan bisnis tetap memadai,” ujarnya.
Novita menekankan, pembagian dividen interim merupakan bagian dari pengelolaan permodalan Bank Mandiri yang dilakukan secara prudent dengan mempertimbangkan kebutuhan pertumbuhan bisnis dan kepentingan pemegang saham.
“Bank Mandiri memastikan pembagian dividen interim tidak memberikan dampak material terhadap kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha perseroan,” tegasnya.
Dividen interim akan dibayarkan kepada pemegang saham yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham pada tanggal pencatatan atau recording date yang telah ditetapkan.
Adapun cum dividend di Pasar Reguler dan Negosiasi ditetapkan pada 15 September 2026, ex dividend pada 16 September 2026, cum dividend di Pasar Tunai pada 17 September 2026, ex dividend pada 18 September 2026, recording date pada 17 Sep 2026, serta tanggal pembayaran pada 2 Oktober 2026.
Baca juga : Mandiri Taspen Salurkan Paket Makanan & Selimut untuk Warga Terdampak Gempa NTT
“Dengan permodalan dan likuiditas yang terjaga, Bank Mandiri memiliki kapasitas memadai untuk membagikan dividen sekaligus melanjutkan ekspansi kredit ke sektor-sektor produktif,” katanya.
Menurut Novita, seluruh proses pembayaran dilaksanakan secara transparan, akuntabel, dan sesuai ketentuan pasar modal, dengan tetap menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis dan kepentingan pemegang saham.
Pembagian dividen interim tersebut berlangsung menjelang HUT ke-28 Bank Mandiri pada 2 Oktober 2026 yang mengusung tema ‘Tumbuh Bersama Majukan Indonesia.’
“Momentum ini mempertegas arah Bank Mandiri untuk terus menjaga pertumbuhan berkelanjutan, menghadirkan nilai tambah bagi pemegang saham, dan mendukung perekonomian nasional,” pungkas Novita.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya