BREAKING NEWS
 

Investasi Dua Tahun Prabowo Capai Rp3.923 Triliun, Serap 5,4 Juta Pekerja

Reporter & Editor :
BAMBANG TRISMAWAN
Minggu, 25 Oktober 2026 20:42 WIB
Presiden Prabowo Subianto menerima laporan Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Roeslani, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin, 19 Oktober 2026. (Foto: BPMI Setpres).

RM.id  Rakyat Merdeka - Realisasi investasi di Indonesia selama dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto mencapai Rp3.923,2 triliun. Investasi yang tercatat sejak triwulan IV 2024 hingga triwulan III 2026 tersebut menyerap 5.485.944 tenaga kerja.

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Perkasa Roeslani menyampaikan capaian tersebut setelah melaporkan perkembangan realisasi investasi kepada Presiden Prabowo Subianto dalam rapat terbatas bidang ekonomi di Istana Negara, Jakarta, Senin (19/10/2026).

“Jumlah investasi yang masuk total Rp3.923,2 triliun dan penyerapan tenaga kerjanya adalah 5.485.944 orang,” ujar Rosan.

Berdasarkan wilayah, investasi di luar Jawa mencapai Rp2.031 triliun atau 51,8 persen dari total realisasi. Sementara itu, investasi di Jawa tercatat sebesar Rp1.892,2 triliun atau 48,2 persen.

Baca juga : Demo Di Eropa Melebar & Anarkis, Pelajaran Buat Kita, Apa?

Komposisi tersebut menunjukkan bahwa investasi di luar Jawa memberikan kontribusi lebih besar dibandingkan Jawa selama periode tersebut.

Berdasarkan asal modal, penanaman modal dalam negeri (PMDN) mencapai Rp1.998,7 triliun. Adapun penanaman modal asing (PMA) tercatat sebesar Rp1.924,5 triliun.

Adsense

Rosan menegaskan, pemerintah akan terus meningkatkan kualitas investasi agar memberikan dampak lebih luas terhadap perekonomian nasional. Salah satu fokusnya adalah mendorong hilirisasi dan industrialisasi untuk meningkatkan nilai tambah sumber daya alam serta memperkuat struktur industri dalam negeri.

“Yang kita inginkan dari investasi yang masuk adalah ujungnya industri hilirisasi, di antaranya kemudian industrialisasi,” ungkap Rosan.

Baca juga : Dua Tahun Berjalan, Pemerintah Realisasikan Agenda Pembangunan

Menurutnya, investasi perlu diarahkan agar tidak hanya menambah modal usaha, tetapi juga memperkuat kapasitas industri nasional dan menciptakan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Untuk mendukung target tersebut, pemerintah terus memperbaiki iklim investasi, salah satunya melalui integrasi sistem perizinan yang melibatkan 28 kementerian dan badan. Integrasi ini bertujuan memberikan kepastian proses dan waktu perizinan bagi investor dalam negeri maupun asing.

Rosan mengatakan, kepastian menjadi salah satu faktor penting yang dipertimbangkan investor sebelum menanamkan modal. Karena itu, pemerintah berupaya mengurangi ketidakpastian dari sisi perizinan, waktu pengurusan, hingga kondisi iklim investasi.

“Yang diharapkan investor kan semuanya tentunya adalah kepastian. Itu yang kita coba lakukan mengurangi ketidakpastian. Baik dari segi perizinan, baik dari segi waktu, baik dari segi iklim investasi,” tegasnya.

Baca juga : Investasi Meningkat, Ekspor Digenjot, Daya Beli Diperkuat

Pemerintah berharap peningkatan investasi yang disertai penguatan hilirisasi, industrialisasi, dan perbaikan layanan perizinan dapat memperluas kesempatan kerja serta meningkatkan kontribusi sektor industri terhadap perekonomian nasional.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense