BREAKING NEWS
 

BPS: Wisatawan Nusantara Tembus 96,69 Juta Perjalanan, Transportasi Menguat

Reporter & Editor :
BAMBANG TRISMAWAN
Senin, 2 November 2026 21:12 WIB
Ilustrasi. Pariwisata.

RM.id  Rakyat Merdeka - Mobilitas wisatawan nusantara (wisnus) terus menunjukkan tren peningkatan. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah perjalanan wisnus sepanjang September 2026 mencapai 96,69 juta perjalanan, tumbuh 2,47 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu (year-on-year/yoy).

Peningkatan mobilitas tersebut turut diiringi kenaikan jumlah penumpang pada sejumlah moda transportasi, terutama kereta api, angkutan penyeberangan, dan angkutan laut domestik.

Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan, tren peningkatan perjalanan wisnus juga terlihat dari capaian kumulatif sepanjang Januari-September 2026.

Jumlah perjalanan wisnus selama sembilan bulan pertama tahun ini mencapai 938,84 juta perjalanan. Angka tersebut meningkat 4,10 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sekaligus menjadi capaian tertinggi untuk periode Januari-September sejak 2019.

Baca juga : BPS: Neraca Perdagangan September 2026 Surplus 3,36 Miliar Dolar AS

”Pergerakan wisatawan nusantara atau wisnus mengalami peningkatan. Sepanjang Januari hingga September 2026, perjalanan wisnus secara kumulatif menyentuh 938,84 juta perjalanan, naik sebesar 4,10 persen dibanding periode yang sama tahun lalu,” tutur Amalia di Jakarta, Senin (2/11).

Peningkatan mobilitas juga terlihat pada kinerja perjalanan wisatawan selama triwulan III-2026. BPS mencatat jumlah perjalanan wisnus pada periode tersebut mencapai 308,43 juta perjalanan, meningkat 7,05 persen dibandingkan triwulan III-2025.

Adsense

Sejalan dengan meningkatnya perjalanan wisatawan, jumlah penumpang pada beberapa moda transportasi juga mengalami pertumbuhan selama September 2026.

Jumlah keberangkatan penumpang angkutan kereta tercatat mencapai 48,55 juta penumpang. Capaian tersebut meningkat 7,83 persen dibandingkan September 2025.

Baca juga : Yayat Supriyatna: Harus Dicek Siapa Saja Penghuni Rumah Tersebut

Kenaikan juga terjadi pada angkutan penyeberangan atau ASDP sebesar 7,54 persen serta angkutan laut domestik sebesar 2,61 persen secara tahunan.

Amalia menjelaskan, peningkatan mobilitas wisatawan nusantara pada triwulan III-2026 turut diikuti kenaikan jumlah penumpang pada sejumlah moda transportasi.

”Peningkatan pergerakan wisatawan nusantara pada triwulan III-2026 diiringi peningkatan keberangkatan penumpang pada beberapa moda transportasi, seperti pada angkutan kereta, angkutan penyeberangan, dan angkutan laut domestik,” jelasnya.

Secara terperinci, jumlah penumpang angkutan kereta selama triwulan III-2026 mencapai 148,99 juta penumpang. Angka tersebut meningkat 5,88 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Baca juga : Bun Joi Phiau: Harus Gerak Cepat, Jangan Tunggu Pusat

Sementara itu, angkutan penyeberangan (ASDP) memberangkatkan 13,52 juta penumpang atau tumbuh 10,36 persen. Adapun angkutan laut domestik mencatat keberangkatan 8,35 juta penumpang, meningkat 6,67 persen dibandingkan triwulan III-2025.

BPS mendefinisikan wisatawan nusantara sebagai penduduk yang melakukan perjalanan di wilayah Indonesia dengan durasi kurang dari 12 bulan. Perjalanan tersebut bukan untuk memperoleh penghasilan di tempat yang dikunjungi serta bukan perjalanan rutin untuk bekerja atau sekolah.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense