BREAKING NEWS
 

Cegah Praktik Under Pricing Sektor Pajak & Cukai

SDM-AI Jadi Ujung Tombak Transformasi Di Kemenkeu

Reporter : NOVALLIANDY
Editor : FAZRY
Sabtu, 7 November 2026 06:10 WIB
Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu), Nurkholishoh Ibnu Aman. Foto: Dok. Kementerian Keuangan

RM.id  Rakyat Merdeka - Transformasi Kementerian Keuangan (Kemenkeu) tidak cukup hanya mengandalkan penguatan teknologi dan digitalisasi sistem kerja. Peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), integritas dan profesionalisme pegawai, menjadi faktor penting untuk memastikan perubahan organisasi berdampak pada kinerja dan pelayanan publik.

Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Nurkholishoh Ibnu Aman mengatakan, keberhasilan transformasi Kemenkeu tidak terlepas dari peran pegawai yang bekerja di berbagai unit. Mulai dari perpajakan, kepabeanan dan cukai hingga perbendaharaan.

“Mereka menjadi penggerak utama yang memastikan fungsi negara dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) berjalan baik,” ujar Nurkholishoh dalam acara Chicago Booth School of Business Forum di Jakarta, Rabu (4/11/2026), seperti dikutip dari keterangan resmi Kemenkeu, Kamis (5/11/2026).

Dalam forum tersebut, Nurkholishoh memaparkan berbagai inovasi dan perubahan yang dilakukan Kemenkeu untuk meningkatkan kinerja organisasi, sekaligus memperkuat kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Menurut dia, banyak pekerjaan penting yang dilakukan pegawai Kemenkeu di berbagai daerah, tetapi tidak selalu terlihat oleh publik.

Baca juga : Fanny Ghassani Haru, Hamil Usai 9 Tahun Menanti

Pekerjaan tersebut mencakup tugas petugas pajak di kota-kota kecil, petugas bea cukai di pelabuhan wilayah luar Indonesia, hingga pegawai perbendaharaan yang memastikan pembayaran gaji guru dan prajurit berlangsung tepat waktu.

“Di balik layar, sebagian besar mungkin tidak terlihat dari Jakarta. Negara dan APBN berjalan berkat pekerjaan mereka,” ungkapnya.

Salah satu contoh transformasi, lanjut Nurkholishoh, terlihat pada Direktorat Jenderal Perbendaharaan. Sejak 2005, nilai pengelolaan APBN meningkat hingga enam kali lipat.

Adsense

Namun, peningkatan skala pekerjaan tersebut justru diikuti penurunan jumlah pegawai dari sekitar 15.000 orang menjadi 6.000 orang.

“Efisiensi tersebut dimungkinkan melalui penyederhanaan proses bisnis, digitalisasi dan optimalisasi sistem kerja,” ujar Nurkholishoh.

Baca juga : Ekonomi RI Tertinggi Di Antara Negara G20

Menurutnya, di era digital, data cukup dimasukkan satu kali dari sumbernya. Sementara, sejumlah tahapan pemeriksaan yang sebelumnya dilakukan secara manual telah dialihkan ke sistem digital.

Transformasi juga dilakukan di bidang kepabeanan dan cukai melalui pengembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) yang disebut Trade AI.

Teknologi tersebut membantu petugas membandingkan nilai barang yang diberitahukan dengan informasi harga yang tersedia di internet.

“Dengan teknologi itu, proses pemeriksaan dapat dilakukan lebih cepat. Termasuk untuk mengidentifikasi potensi praktik under invoicing atau pelaporan nilai barang impor yang lebih rendah dari nilai sebenarnya,” ungkap Nurkholishoh.

Meski demikian, dia mengingatkan pemanfaatan teknologi tidak boleh mengesampingkan kualitas dan integritas pegawai. AI berfungsi membantu proses analisis dan memberikan indikasi awal. Namun, keputusan akhir tetap membutuhkan pertimbangan serta profesionalisme petugas.

Baca juga : Soal Kasus Penyadapan, Kapolri Pastikan Murni Penegakan Hukum

“Mata manusia, integritas dan profesionalisme mereka tetap menentukan,” tegasnya.

Karena itu, transformasi Kemenkeu ke depan akan terus diarahkan pada pendekatan berbasis bukti, penguatan sistem, serta peningkatan kualitas SDM sebagai penggerak utama organisasi. NOV

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 8, edisi Sabtu, 7 November 2026 dengan judul "Cegah Praktik Under Pricing Sektor Pajak & Cukai SDM-AI Jadi Ujung Tombak Transformasi Di Kemenkeu"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense