BREAKING NEWS
 

Pabrik Lighthouse Midea Perpaduan AI dan Manufaktur Ramah Lingkungan

Reporter & Editor :
TEAM ADV
Kamis, 9 Oktober 2025 06:45 WIB
Foto Dok Midea

RM.id  Rakyat Merdeka - Midea memperkenalkan Pabrik Lighthouse Midea Building Technologies (MBT) yang terletak di Chongqing, Tiongkok yang merupakan pabrik chiller pertama di dunia yang sepenuhnya digerakkan kecerdasan buatan (AI) dan telah diakui oleh World Economic Forum serta McKinsey pada 2024 mendapat kunjungan jurnalis dari berbagai negara, mereka bukan sekadar perjalanan industri biasa, kunjungan ini membawa mereka ke sebuah fasilitas yang digadang-gadang sebagai masa depan manufaktur.

Begitu memasuki area pabrik, nuansa “nol karbon” langsung terasa. Panel surya yang membentang di atap menyerap sinar matahari, mengubahnya menjadi listrik bersih. Lapisan ramah lingkungan di lini produksi menjaga udara tetap segar, sementara sistem chiller berdaya tinggi memastikan energi digunakan secara efisien. Kombinasi ini membuat pabrik mampu menghasilkan sekitar 500 juta kWh per tahun, cukup untuk memenuhi hingga 40% kebutuhan listriknya, sekaligus mengantongi sertifikasi netral karbon PAS 2060.

Baca juga : DKI Terima Ambulans Listrik Untuk Tingkatan Layanan Kesehatan Ramah Lingkungan

Jantung inovasi terletak pada sistem AI + digital twin integrasi yang menghubungkan riset, produksi, hingga layanan purna jual. Hasilnya konkret: waktu desain berkurang 45%, efisiensi produksi meningkat 30%, dan keluhan pelanggan menyusut 37%. Jalur produksi otomatis yang fleksibel serta pelacakan kualitas berbasis QR melengkapi komitmen terhadap keberlanjutan dan mutu.

Adsense

“Pabrik ini bukan hanya pencapaian teknis,” ujar Luo Mingwen, General Manager MBT Chiller Product Company, Luo Mingwen dalam keterangan tertulisnya pada media, Rabu (8/10).

Baca juga : Pembangunan PSEL Tangsel Butuh Perencanaan Matang Dan Waktu Lama

Bagi MBT, Chongqing bukan tujuan akhir. Perusahaan kini mempercepat ekspansi manufaktur pintar ke Asia Tenggara. Taufiq Lee, General Manager MBT Asia-Pasifik, mengakui tantangan masih ada—mulai dari digitalisasi rantai pasok hingga kekurangan tenaga kerja terampil. Namun, pengalaman yang telah digarap di Thailand memberi pijakan untuk melangkah lebih jauh. “Ini adalah model yang dapat direplikasi di kawasan lain, membantu mitra global mewujudkan transformasi rendah karbon.” ujar Lou.

Jejak MBT kini sudah hadir di Singapura, bandara besar Thailand, hingga pabrik manufaktur di Vietnam. Di setiap tempat, teknologi yang dibawa membantu menekan konsumsi energi dan biaya operasional, sekaligus mengurangi jejak karbon. Kolaborasi menjadi kunci. MBT menggandeng dewan bangunan hijau, universitas, dan lembaga riset di Asia Tenggara. Pusat R&D dan pelatihan di Indonesia, Vietnam, dan Singapura melahirkan inovasi yang sesuai dengan iklim tropis sekaligus menyiapkan tenaga profesional di bidang energi hijau.

Baca juga : GPPE 2026 Usung Inovasi Percetakan Dan Kemasan Ramah Lingkungan

Salah satu kebanggaan terbaru adalah Magboost Apex—generasi kedua chiller sentrifugal berbantalan magnet. Dengan presisi levitasi hanya 0,5 mikrometer (sekitar 1/200 ketebalan rambut manusia), perangkat ini mampu menekan konsumsi energi hingga 25% dibanding unit konvensional. Dampaknya jelas yaitu jutaan kWh bisa dihemat tiap tahun, biaya operasional menurun, dan emisi karbon berkurang drastis.

Di tengah percepatan kebijakan hijau dan tingginya permintaan pasar Asia Tenggara, strategi MBT kian jelas: memperdalam kerja sama lokal dan memperluas penerapan manufaktur pintar serta ramah lingkungan. “MBT ingin mengadaptasi pengalaman sukses di Chongqing dan Thailand ke lebih banyak negara dan wilayah di Asia-Pasifik,” tegas Taufiq Lee.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense