RM.id Rakyat Merdeka - Dalam upaya terus memperkuat budaya keselamatan kerja di seluruh area operasional, PT Tristar Transindo (TST) kembali menegaskan komitmennya melalui serangkaian pelatihan sekaligus pembekalan pengetahuan bagi seluruh pengemudi.
Kegiatan ini mencakup tiga pilar utama, yakni Safety Induction, Safety Campaign, dan Defensive Driving Training, yang difokuskan untuk memastikan setiap pengemudi memahami dan menjalankan standar keselamatan berkendara sesuai SOP Perusahaan. Langkah ini sekaligus menjadi bukti nyata bahwa TST sebagai Perusahaan angkutan darat serius dalam membangun lingkungan kerja yang aman, tertib dan berkelanjutan terutama bagi mereka yang berada di garis depan aktivitas transportasi dan logistik.
Baca juga : Infinity Continuity Latih Komunitas Bangun Ketahanan Bisnis
Semakin padatnya aktivitas operasional dan tingginya risiko di jalan, pembaruan pemahaman terkait keselamatan menjadi kebutuhan yang mutlak hal ini juga yang semakin menegaskan TST adalah Perusahaan angkutan darat dengan tingkat keamanan yang tinggi.
Sebagai Perusahaan angkutan logistik yang telah tersertifikasi halal, TST memastikan seluruh proses distribusi dan pengiriman dijalankan sesuai standar keamanan serta memperhatikan kebersihan. Sertifikasi halal ini menjadi bukti komitmen Perusahaan untuk memberikan layanan logistik yang tidak hanya efisien dan andal, tetapi juga memenuhi prinsip kehalalan.
Baca juga : Ketum Baru PIRA Tegaskan Komitmen Penguatan Perempuan
“Seluruh awak pengemudi merupakan ujung tombak operasional kami. Keselamatan mereka menjadi pondasi penting untuk menjaga kelancaran bisnis sekaligus tanggung jawab Perusahaan untuk memberikan layanan terbaik kepada para klien. Safety Induction, Safety Campaign dan Defensive Driving Training bukan sekadar formalitas, melainkan untuk menanamkan mindset keselamatan adalah profesionalisme pengemudi,” ucap Head of HSE PT Tristar Transindo Parsaulian Ringo Ringo dalam keterangan tertulis pada media, Kamis (16/10).
Untuk memastikan seluruh pengemudi bekerja sesuai standar, Tristar Transindo menerapkan 10 Safe Action Driver sebagai pedoman utama setiap pengemudi dalam menjalankan tugas. Sepuluh langkah ini menjadi bagian dari SOP keselamatan yang harus dipatuhi tanpa kompromi:
- Pre-Trip Inspection - Cek kondisi kendaraan sebelum berangkat (ban, rem, lampu, klakson, APAR).
- Gunakan Sabuk Pengaman - Wajib digunakan setiap kali berkendara, tanpa pengecualian.
- Patuhi Batas Kecepatan & Rambu - Hindari ngebut, jaga jarak aman antar kendaraan.
- Tidak Gunakan HP Saat Mengemudi - Fokus penuh ke jalan; hanya gunakan hands-free jika darurat.
- Istirahat Cukup & Hindari Fatigue - Kelola jam kerja dan waktu tidur dengan baik.
- Zero Tolerance Alkohol & Narkoba - Dilarang keras mengemudi di bawah pengaruh zat berbahaya.
- Pastikan Muatan Aman - Hindari overloading, pastikan muatan diikat dan ditutup dengan benar.
- Gunakan Rute Aman & Resmi - Ikuti rencana rute resmi perusahaan.
- Laporkan Insiden & Near Miss - Catat dan laporkan segera bila ada kondisi berbahaya atau hampir celaka.
- Jaga Sikap Profesional - Berlaku sopan, disiplin, dan bertanggung jawab dalam setiap perjalanan.
Baca juga : Astra Otoparts Kembangkan 33 Produk Alat Kesehatan Berteknologi Tinggi
“Ketika pengemudi mampu mengantisipasi risiko di jalan, maka ia turut melindungi dirinya sekaligus reputasi Perusahaan, maka dari itu Budaya keselamatan tidak bisa dibentuk dalam semalam. Ia tumbuh dari kebiasaan, konsistensi, dan keteladanan. Kami ingin setiap pengemudi memiliki kesadaran bahwa setiap tindakan aman yang mereka lakukan adalah investasi untuk diri sendiri, keluarga, dan Perusahaan,” tegas Parsaulian Ringo Ringo.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.