RM.id Rakyat Merdeka - PT Pegadaian Area Kebayoran Baru memperkuat literasi dan inklusi keuangan masyarakat, khususnya pekerja sektor informal. Upaya tersebut dilakukan melalui edukasi literasi keuangan bersama komunitas ojek pangkalan di Learning Corner PT Pegadaian CP Cilandak, Jakarta, Kamis (20/8/2026).
Kegiatan tersebut diikuti puluhan pengemudi ojek pangkalan dari wilayah Cilandak dan sekitarnya. Para peserta mendapatkan pemahaman mengenai perencanaan keuangan keluarga, pentingnya menyiapkan dana darurat, serta kewaspadaan terhadap investasi ilegal. Selain itu, peserta diperkenalkan dengan produk dan layanan keuangan syariah maupun konvensional yang dapat dimanfaatkan sesuai kebutuhan.
Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Maryono mengatakan pekerja informal, termasuk pengemudi ojek pangkalan, memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian masyarakat. Namun, pendapatan pekerja informal yang cenderung tidak tetap membuat pengelolaan keuangan menjadi tantangan tersendiri.
Baca juga : BRI Group Kelola Ekosistem Emas 153 Ton Lewat Ekosistem Ultra Mikro
"Pegadaian berkomitmen penuh untuk hadir mendampingi seluruh lapisan masyarakat, khususnya para pekerja keras di sektor informal seperti rekan-rekan ojek pangkalan," ujar Maryono.
Menurutnya, edukasi literasi keuangan diharapkan dapat membantu pekerja informal membangun kemandirian sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi keluarga.
"Melalui program literasi keuangan ini, kami ingin mendorong terciptanya masyarakat yang tidak hanya mandiri secara finansial, tetapi juga memiliki ketahanan ekonomi keluarga yang tangguh melalui instrumen pengelolaan dana yang aman, legal, dan terpercaya," katanya.
Baca juga : Direktur Pegadaian Resmi Jadi Ketua Umum Indonesia Bullion Market Association
Sementara itu, Deputi Bisnis PT Pegadaian Area Kebayoran Baru M. Noer Udin Nastain mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Pegadaian mendekatkan layanan keuangan kepada masyarakat. Melalui kegiatan di Learning Corner Cabang Cilandak, peserta diperkenalkan dengan sejumlah solusi finansial Pegadaian, antara lain Tabungan Emas, pembiayaan modal kerja, hingga layanan transaksi digital.
"Melalui kegiatan di Learning Corner Cabang Cilandak ini, kami berupaya mendekatkan berbagai solusi finansial Pegadaian," ujar Noer Udin.
Ia berharap pengetahuan yang diberikan dapat diterapkan langsung oleh pengemudi ojek pangkalan dalam mengelola pendapatan harian.
Baca juga : Diungkap Airlangga, 1.800 Ton Emas Masih Disimpan Di Bawah Bantal
"Kami berharap pengetahuan yang dibagikan hari ini dapat diterapkan secara langsung oleh para pengemudi ojek pangkalan dalam mengelola pendapatan harian mereka agar lebih terencana dan berkelanjutan," katanya.
Dalam kegiatan tersebut, peserta juga diperkenalkan dengan aplikasi TRING yang dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan transaksi digital. Melalui aplikasi tersebut, masyarakat dapat memanfaatkan layanan seperti menabung emas dengan nominal terjangkau, membayar berbagai tagihan, hingga mengakses layanan pembiayaan. Kegiatan diawali dengan penyerahan apresiasi secara simbolis kepada perwakilan komunitas ojek pangkalan. Acara kemudian dilanjutkan dengan diskusi interaktif antara peserta dan pihak Pegadaian. Pegadaian berharap edukasi tersebut dapat meningkatkan kemampuan pekerja informal dalam mengelola pendapatan dan mengambil keputusan keuangan secara lebih bijak. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan serta memperkuat peran Pegadaian dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.