RM.id Rakyat Merdeka - PT Tuntun Sekuritas Indonesia resmi menghadirkan versi desktop untuk memudahkan nasabah memantau portofolio, perkembangan pasar, dan berbagai informasi investasi melalui layar yang lebih luas.
Layanan tersebut mulai tersedia pada 2 September 2026. Kehadiran versi desktop melengkapi aplikasi mobile Tuntun yang selama ini digunakan investor pasar modal Indonesia.
Direktur PT Tuntun Sekuritas Indonesia Ricki Juliandi mengatakan, peluncuran platform desktop dilakukan seiring meningkatnya partisipasi masyarakat di pasar modal Indonesia.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), dan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), jumlah investor pasar modal Indonesia telah mencapai 30,3 juta per 7 Agustus 2026.
Jumlah tersebut bertambah sekitar 9,9 juta investor dibandingkan periode sebelumnya. Dari total tersebut, sekitar 1,4 juta investor tercatat aktif melakukan transaksi setiap bulan.
Baca juga : Tuntun Sekuritas Perkuat Keputusan Investasi Lewat AI Dan Riset
Pertumbuhan investor tersebut turut diikuti peningkatan penggunaan layanan Tuntun. Hingga September 2026, jumlah pengguna Tuntun telah mencapai 250 ribu atau tumbuh 10 kali lipat dibandingkan 2025.
Sementara aktivitas transaksi melalui platform tersebut meningkat sembilan kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.
Menurut Ricki, pertumbuhan tersebut menunjukkan kebutuhan investor tidak hanya terbatas pada fasilitas transaksi, tetapi juga akses informasi dan pemantauan portofolio untuk mendukung pengambilan keputusan investasi.
“Pertumbuhan penggunaan Tuntun menunjukkan bahwa nasabah semakin membutuhkan pengalaman investasi yang lebih informatif dan mudah dipantau,” ujar Ricki dalam keterangan pers, Kamis (3/9/2026).
Dia menjelaskan, versi desktop dirancang untuk menjawab kebutuhan nasabah aktif yang membutuhkan ruang visual lebih besar saat memantau perkembangan investasi.
Baca juga : Emas Melonjak, Lesca Gadai Premier Beri Solusi Optimalisasi Portofolio Pengusaha
Melalui layanan tersebut, pengguna dapat melihat portofolio, watchlist, informasi pasar, hingga berbagai insight investasi dalam tampilan yang lebih luas.
“Versi desktop memungkinkan nasabah mengakses fitur Tuntun dengan navigasi yang dirancang untuk aktivitas monitoring yang lebih fokus,” katanya.
Ricki menambahkan, pengembangan platform digital tersebut juga memperhatikan stabilitas sistem, keamanan, serta kualitas informasi yang diterima pengguna.
Menurutnya, pengalaman investasi yang baik tidak hanya ditentukan oleh kemudahan melakukan transaksi.
“Kami percaya pengalaman investasi yang baik bukan hanya soal kemudahan transaksi, tetapi juga soal kejelasan informasi dan rasa percaya,” tambah Ricki.
Baca juga : BTN dan SMBC Indonesia Tuntaskan Akuisisi Portofolio Kredit
Versi desktop Tuntun telah tersedia dan dapat digunakan nasabah sejak 2 September 2026. Pengguna dapat mengunduh aplikasinya melalui situs resmi Tuntun.
Setelah melakukan instalasi, nasabah cukup masuk menggunakan akun Tuntun yang telah terdaftar untuk mengakses berbagai fitur yang tersedia.
Dengan layar yang lebih luas, investor dapat memantau pergerakan portofolio dan kondisi pasar secara lebih leluasa. Fitur tersebut diharapkan dapat membantu nasabah memperoleh gambaran investasi yang lebih lengkap dalam aktivitas sehari-hari.
Meski demikian, Tuntun mengingatkan bahwa setiap keputusan investasi dan risiko yang menyertainya tetap menjadi tanggung jawab masing-masing nasabah.
Peluncuran versi desktop ini menjadi langkah Tuntun memperluas pengalaman investasi digital di tengah pertumbuhan jumlah investor pasar modal yang terus meningkat di Indonesia.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.