Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Inggris Vs Spanyol, Kenangan Final Euro 2024
- Jelang GP Azerbaijan, McLaren Rombak MCL40
- Tindak Lanjuti Temuan Ombudsman, Kemenimipas Investigasi Lapas Cibinong
- ASDP Hadir Dalam Duka Sampaikan Tali Kasih Bagi Keluarga Korban KM Arupadhatu I
- Safrizal Dorong Penguatan NTPD 112: Bukan Sekadar Nomor, Tapi Kecepatan Respons
RM.id Rakyat Merdeka - Inggris ingin balas dendam atas kekalahan menyakitkan di Final Euro 2024. Namun, Spanyol datang dengan status sang raja dunia.
Inggris langsung mendapat ujian berat pada matchday pertama UEFA Nations League 2026/27. The Three Lions menjamu Spanyol di Wembley, besok pukul 01.45 WIB.
Pertandingan ini menjadi salah satu duel paling menarik di League A. Spanyol datang sebagai juara Piala Dunia 2026, sedangkan Inggris berstatus peringkat ketiga setelah mengalahkan Prancis 6-4 dalam perebutan tempat ketiga.
Baca juga : Jelang GP Azerbaijan, McLaren Rombak MCL40
Pertemuan Inggris dan Spanyol kembali membangkitkan memori final Euro 2024. Saat itu, Spanyol menang 2-1 melalui gol penentu Mikel Oyarzabal pada menit-menit akhir.
UEFA mencatat kedua negara sudah bertemu 10 kali sejak pergantian milenium. Spanyol unggul dengan enam kemenangan berbanding tiga milik Inggris.
Namun, situasinya kini berbeda. Inggris bermain di kandang dan datang setelah menjalani perjalanan panjang di Piala Dunia 2026. Spanyol justru datang sebagai juara dunia dengan kepercayaan diri tinggi.
Baca juga : Jamuan Trump Untuk Xi Mirip Kontes Kecantikan
Sayangnya, Inggris sedang kehilangan lima pemain. Thomas Tuchel mendapat masalah sebelum pertandingan. Declan Rice, Cole Palmer, Marcus Rashford, Kobbie Mainoo dan Tino Livramento dipastikan absen karena persoalan cedera. James Garner dan Morgan Gibbs-White kemudian dipanggil untuk memperkuat skuad.
Absennya Rice dan Mainoo khususnya bisa membuat komposisi lini tengah Inggris berubah. Jude Bellingham kemungkinan kembali menjadi salah satu pusat permainan Tim Tiga Singa.
Di depan, Harry Kane tetap menjadi ancaman utama. UEFA juga mencatat Kane baru saja menjadi pemain tercepat yang mencapai 100 gol Bundesliga.
Baca juga : Wacana Baru Revisi UU Pemilu: Pileg & Pilpres Digelar Terpisah
Sedangkan Spanyol juga membawa generasi emas yang belum kehilangan momentum. Lamine Yamal menjadi salah satu pemain yang paling dinantikan di Wembley. Selain Yamal, Spanyol memiliki Rodri, Nico Williams, Ferran Torres, Fabian Ruiz dan sejumlah pemain muda yang membuat permainan La Roja tetap agresif. Spanyol juga memasuki pertandingan ini dengan catatan tidak terkalahkan dalam 18 pertandingan.
Secara permainan, laga berpotensi berlangsung terbuka. Inggris mempunyai keuntungan sebagai tuan rumah dan memiliki pemain-pemain yang mampu menyerang cepat. Namun, Spanyol mempunyai pengalaman memenangkan pertandingan besar dan baru saja mengukuhkan diri sebagai juara dunia. Duel ini berpotensi ditentukan oleh efektivitas penyelesaian akhir dan kemampuan Spanyol mengatasi tekanan publik tuan rumah. [GO]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya