Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Inggris Vs Spanyol, Kenangan Final Euro 2024
- Jelang GP Azerbaijan, McLaren Rombak MCL40
- Tindak Lanjuti Temuan Ombudsman, Kemenimipas Investigasi Lapas Cibinong
- ASDP Hadir Dalam Duka Sampaikan Tali Kasih Bagi Keluarga Korban KM Arupadhatu I
- Safrizal Dorong Penguatan NTPD 112: Bukan Sekadar Nomor, Tapi Kecepatan Respons
RM.id Rakyat Merdeka - Persaingan tim-tim Formula 1 makin sengit menjelang Grand Prix (GP) Azerbaijan. Sejumlah tim melakukan perombakan besar-besaran terhadap mobilnya untuk menghadapi Sirkuit Baku yang menuntut perpaduan kecepatan tinggi dan efisiensi aerodinamika.
McLaren menjadi salah satu tim yang paling mencuri perhatian. Tim asal Woking, Inggris itu melakukan perubahan signifikan pada MCL40, yang pada dasarnya merupakan perombakan menyeluruh terhadap mobil.
Pembaruan tersebut mencakup revisi bentuk inlet sidepod, cover mesin, diffuser, suspensi belakang, hingga penyesuaian pada bagian tepi lantai (floor edge) dan sayap belakang. McLaren juga kembali menggunakan konsep H-Wing dalam paket yang mereka bawa ke Baku.
Langkah tersebut dilakukan ketika McLaren masih berada di posisi ketiga klasemen konstruktor. Mereka tertinggal 197 poin dari Mercedes dan berjarak 52 poin dari Ferrari di posisi kedua.
Ferrari sendiri memilih pendekatan berbeda. Tim asal Italia itu termasuk dalam lima tim yang tidak membawa komponen baru untuk GP Azerbaijan.
Baca juga : Jamuan Trump Untuk Xi Mirip Kontes Kecantikan
Red Bull justru membawa lima pembaruan untuk RB22. Dari jumlah tersebut, hanya satu komponen yang ditujukan untuk aspek keandalan. Selebihnya berfokus pada peningkatan performa mobil, termasuk modifikasi pada bodi lantai dan diffuser, sidepod, kaca spion, serta Halo.
Persaingan upgrade tidak hanya terjadi di antara tim papan atas. Williams dan Audi juga menghadirkan paket perubahan besar untuk mencoba memperbaiki posisi mereka di papan tengah.
Williams bahkan membawa FW48 dengan perubahan yang cukup menyeluruh. Mobil tersebut mendapatkan pembaruan pada floor, floor body, dan floor corner, serta perubahan pada bagian front corner, penutup suspensi, dan komponen saluran rem belakang.
Pembalap Williams, Alex Albon, menyebut perubahan tersebut berpotensi memberikan dampak besar terhadap performa mobil.
“Perubahan ini akan berdampak besar jika berhasil, jadi kita lihat saja nanti bagaimana hasilnya. Kita harus jujur pada diri sendiri; kita tahu apa yang seharusnya dicapai mobil ini di atas kertas,” ujar Albon seperti dikutip dari Crash, kemarin.
Baca juga : Wacana Baru Revisi UU Pemilu: Pileg & Pilpres Digelar Terpisah
Menurut Albon, persoalan bobot menjadi salah satu faktor penting yang coba dibenahi tim.
“Menurut saya, masalah bobot telah menjadi topik pembicaraan utama, dan biasanya faktor bobot ini sudah pasti dampaknya, jadi semoga hal ini menempatkan kami pada posisi yang menguntungkan,” katanya.
Albon juga mengapresiasi kerja keras Williams yang melakukan penggantian sasis di tengah musim.
“Tim telah melakukan pekerjaan luar biasa di pabrik. Melakukan penggantian sasis di tengah musim bukanlah hal yang mudah, jadi langkah ini menempatkan kami pada posisi yang baik. Apakah hal itu cukup untuk bersaing di papan tengah, waktu yang akan menjawabnya,” ujar Albon.
Audi juga tercatat sebagai tim yang akan membawa jumlah komponen baru terbanyak ke Baku. Berdasarkan dokumen pengajuan mobil kepada FIA, terdapat 14 komponen baru pada R26.
Baca juga : Pemerintah dan DPR Satukan Arah Kebijakan Ekonomi dan Keuangan
Pembaruan Audi mencakup sayap depan, endplate, nose, suspensi depan dan belakang, serta desain bodi dan lantai yang diperbarui. Paket tersebut pada dasarnya menjadi spek-B bagi mobil Audi untuk musim 2026.
Dengan begitu banyak tim membawa pembaruan, GP Azerbaijan tidak hanya menjadi pertarungan di lintasan. Baku juga menjadi arena pembuktian apakah investasi besar dalam pengembangan mobil mampu langsung menghasilkan peningkatan performa. [DNU]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya