BREAKING NEWS
 

Pondasi Ekonomi Kuat, Airlangga: Indonesia Siap Hadapi Masa Depan

Reporter & Editor :
BAMBANG TRISMAWAN
Kamis, 3 Oktober 2024 13:01 WIB
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto.

RM.id  Rakyat Merdeka - Di tengah gejolak ekonomi global, Indonesia terus membuktikan ketangguhannya dengan menjaga pertumbuhan ekonomi yang stabil. Selama sepuluh tahun terakhir, perekonomian Indonesia berhasil tumbuh konsisten di angka sekitar 5 persen. 

Capaian ini membuktikan, Indonesia tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga terus bergerak maju dengan fundamental ekonomi yang kokoh, stabilitas makroekonomi yang terjaga, serta peningkatan kesejahteraan sosial yang nyata.

Keberhasilan ini tak lepas dari beragam kebijakan yang berfokus pada transformasi struktural dan penguatan sektor-sektor unggulan. 

Baca juga : Menko Airlangga Ingin Kadin Genjot Investasi

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, dengan fondasi ekonomi yang kuat, Indonesia siap menghadapi masa depan, merangkul peluang global, dan terus berkontribusi dalam peta ekonomi dunia.

“Pertama, tentu kalau kita lihat tren pertumbuhan ekonomi relatif dalam sepuluh tahun terakhir, kita bisa jaga di 5 persen. Dan pertumbuhan 5 persen itu diikuti dengan inflasi yang rendah 2,5 persen. Nah, kalau kita lihat, 10 tahun yang lalu inflasi kita itu di atas 8,36 persen. Jadi, inflasi sudah turun jauh lebih rendah. Sehingga pertumbuhan ekonomi dibandingkan 10 tahun yang lalu, kita lebih berkualitas,” papar Airlangga, dalam keterangan tertulis Kamis (3/10/2024).

Adsense

“Dan akibat dari inflasi yang rendah, juga tingkat suku bunga. Karena kan kita di periode ini sudah single digit suku bunga perbankan. Bahkan sebelumnya kan double digit,” imbuh Menko Airlangga.

Baca juga : Pakar Puji Gaya Komunikasi Gibran dan Kaesang yang Santai Hadapi Serangan

Dalam periode ini, tingkat kemiskinan turun signifikan dari 11,25 persen menjadi sekitar 9 persen, dan kemiskinan ekstrem telah mendekati nol. Lapangan kerja juga meningkat drastis, dengan jumlah pekerja kini mencapai 142 juta orang dibandingkan 118 juta pada tahun 2014. Cadangan devisa negara pun melonjak dari 100 miliar dolar AS pada tahun 2014 menjadi 150 miliar dolar AS pada tahun ini.

Meski demikian, Menko Airlangga menegaskan pentingnya upaya ekstra agar pertumbuhan ekonomi bisa lebih optimal dan target pertumbuhan ekonomi di atas 7 persen dapat tercapai. Menurut Menko Airlangga, pertumbuhan ekonomi global yang melambat membuat pencapaian target ini menjadi lebih menantang.

Pada kesempatan tersebut, Airlangga juga menyampaikan terkait fokus Indonesia dalam upaya diversifikasi pasar ekspor ke Eropa dan Amerika Serikat, sembari mendorong perjanjian kerja sama ekonomi yang komprehensif (CEPA). Salah satunya untuk menurunkan tarif masuk yang saat ini masih tinggi, dibandingkan dengan negara-negara seperti Vietnam.

Baca juga : Ketua Umum Kadin Indonesia Harus Dapat Dukungan Pemerintah

Lebih lanjut, Menko Airlangga menyoroti pentingnya mencapai kemandirian pangan sebagai bagian dari strategi ekonomi jangka panjang Indonesia. Di tengah tantangan perubahan iklim dan ketergantungan pada impor pangan, pemerintah terus berupaya meningkatkan produktivitas sektor pertanian melalui pengembangan food estate dan modernisasi teknologi pertanian. Langkah ini akan mendukung ketahanan pangan nasional di tengah tantangan global yang semakin berat.

Menko Airlangga juga menegaskan bahwa peran anggaran negara sangat penting sebagai shock absorber bagi perekonomian Indonesia, terutama karena status Indonesia sebagai negara berpendapatan menengah. Dengan komitmen yang kuat dan strategi yang tepat, Menko Airlangga yakin bahwa Indonesia akan terus maju di tengah tantangan global dan tetap berada di jalur menuju Indonesia Emas 2045.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense