Dark/Light Mode

Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi

Menko Airlangga Ingin Kadin Genjot Investasi

Kamis, 3 Oktober 2024 07:00 WIB
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (kanan) didampingi Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia versi Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Anindya Bakrie menghadiri Sarasehan Kadin di Jakarta, Rabu (2/10/2024). Acara itu mengangkat tema Dinamika Ekonomi 2024 dan Optimisme Masa Depan Indonesia. Foto: PUTU WAHYU RAMA/RAKYAT MERDEKA/RM.id
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (kanan) didampingi Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia versi Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Anindya Bakrie menghadiri Sarasehan Kadin di Jakarta, Rabu (2/10/2024). Acara itu mengangkat tema Dinamika Ekonomi 2024 dan Optimisme Masa Depan Indonesia. Foto: PUTU WAHYU RAMA/RAKYAT MERDEKA/RM.id

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memberikan tantangan kepada Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia. Organisasi pengusaha itu perlu berkontribusi lebih untuk Indonesia. Terutama menggenjot investasi di Tanah Air.

“Investasi yang harus kita genjot Rp 1.400 sampai Rp 1.700 triliun. Nah, ini peker­jaan rumah Kadin. Tidak ada yang lain kecuali Kadin bekerja bersama BUMN,” kata Air­langga dalam sarasehan bersama Ketua Umum Kadin Indonesia versi Musyawarah Luar Biasa (Munaslub) Anindya Bakrie di Menara Kadin, Rasuna Said, Jakarta, Rabu (2/10/2024).

Airlangga menyadari, Peme­rintah tidak sendirian mening­katkan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Perlu kontribusi dari pengusaha. Apalagi anggaran Pemerintah hanya Rp 3.600 triliun.

Saat ini, pertumbuhan ekonomi terus dijaga baik di level 5 persen. Kemudian inflasi juga ditekan pada 2,5 persen. Tingkat kemiskinan dan pengangguran juga diklaim berhasil diturunkan.

Baca juga : Pemprov Latih Warga Olah Makanan Sehat Terjangkau

“Kemiskinan single digit di 9 persen. Pengangguran terbuka 4,82 persen. Artinya orang yang bekerja sekarang sudah sekitar 142 juta. Jadi ini sudah relatif tinggi,” pungkasnya.

Anindya Bakrie menyatakan, pihaknya siap menyambut pe­merintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

“20 Oktober nanti kita akan melihat pelantikan Presiden terpilih menjadi Presiden Pak Prabowo dan juga Wakil Presiden Mas Gibran,” kata Anindya.

Anindya memastikan, Ka­din siap berkolaborasi dengan Pemerintahan baru untuk men­dorong perekonomian Indonesia lebih baik ke depan. Itu sudah menjadi komitmen Anindya pasca dilantik sebagai Ketum Kadin periode 2024-2029.

Baca juga : Debat Cawapres AS Lebih Tenang Dan Adem

Menurut pengusaha berusia 49 tahun itu, Kadin akan menjadi mitra strategis Pemerintah yang baik. Termasuk mendukung program-program keberlajutan dari Presiden Jokowi ke Presiden terpilih Prabowo.

“18 hari ini kita ingin man­faatkan dan mengerti, kira-kira program keberlanjutan beliau (Prabowo) itu seperti apa,” ungkapnya.

Dia menambahkan, Kadin tidak ingin menerka-nerka visi misi maupun rencana kerja pe­merintahan baru. Karena segala kebijakan Pemerintahan baru akan memengaruhi dunia usaha.

“Daripada kita meraba-raba membuat roadmap sendiri, lebih baik bekerjasama dengan Peme­rintah, memastikan bahwa teman-teman di lapangan bisa berpartisi­pasi dan membantu Pemerintah,” jelas Anindya. UMM

Baca juga : Liga Europa: FC Porto Vs M. United, Setan Merah Incar Penglaris

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 10, edisi Kamis, 3 Oktober 2024 dengan judul "Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi, Menko Airlangga Ingin Kadin Genjot Investasi"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.