RM.id Rakyat Merdeka - Wakil Menteri Perindustrian, Faisol Riza menekankan, pentingnya memperkuat industri manufaktur Indonesia dalam menghadapi tantangan ekonomi global yang tidak menentu.
Menurutnya, sektor manufaktur berperan seperti jantung yang harus mengalirkan darah dan memberikan oksigen ke seluruh tubuh perekonomian.
Baca juga : Menteri AHY Ingin Mafia Tanah Terus Diperangi
“Industri manufaktur harus diperkuat dengan berbagai ‘vitamin’ dan ‘suplemen’ agar tetap kuat dan berkembang,” ujar Faisol saat memberikan sambutan pada acara perkenalan dengan para pelaku usaha di Kantor Kementerian Perindustrian, Jakarta, Selasa (22/10/2024).
Ia mengakui, kondisi ekonomi dunia saat ini sedang tidak stabil, dan hal tersebut menjadi tantangan bagi hampir semua negara, termasuk Indonesia. Oleh karena itu, Presiden Prabowo telah menginstruksikan agar Indonesia bersiap menghadapi situasi ini dengan menjaga kekuatan industri, terutama dalam hal rantai pasok (supply chain).
Baca juga : Kemenperin Dorong Pemanfaatan Fitofarmaka Di Fasilitas Kesehatan
“Rantai pasok yang biasanya lancar kini menghadapi hambatan karena situasi global. Banyak bahan baku yang kita butuhkan berasal dari luar negeri, dan jika kondisinya tidak menentu, itu menjadi masalah besar,” katanya.
Menurut dia, biaya logistik yang mahal juga memengaruhi biaya produksi, sehingga harga produk di pasar ikut naik. “Akibatnya, daya beli masyarakat menurun dan industri kita pun tertekan,” jelasnya.
Baca juga : Menperin: Penerapan Industri 4.0 Kerek Kinerja Sektor Manufaktur
Namun, Faisol juga mengatakan, Indonesia masih beruntung karena memiliki banyak bahan baku yang bisa diolah untuk kebutuhan industri dalam negeri. Beberapa di antaranya bahkan bisa menjadi substitusi bahan impor, memberikan alternatif bagi industri nasional.
“Kita berharap, dengan kepemimpinan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita yang saat ini, kebijakan-kebijakan yang baik ini dapat diteruskan di masa yang akan datang,” tutup Faisol.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.