BREAKING NEWS
 

Bantu Evakuasi, PU Kerahkan Alat Berat Pasca Erupsi Gunung Lewotobi Di Flores

Reporter & Editor :
MUHAMAD FIKY
Selasa, 5 November 2024 20:05 WIB
Kondisi jalan mulai dibuka imbas erupsi Gunung Lewotobi Flores NTT.

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Pekerjaan Umum bergerak cepat dengan mengerahkan alat alat berat untuk membantu penanganan bencana akibat letusan Gunung Lewotobi Laki - Laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). 

Alat-alat berat dikerahkan untuk membuka kembali akses jalan nasional ruas Waerunu - Larantuka dan membersihkan material debu vulkanik yang menutupi jalan.

Baca juga : 9 Orang Meninggal Akibat Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki, Pratikno Sampaikan Belasungkawa

Direktur Jenderal Bina Marga, Kementerian PU, Rachman Arief Dienaputra mengatakan, alat berat yang dikerahkan difokuskan untuk membersihkan material vulkanik gunung merapi serta membuka jalan akses untuk mengalirkan bantuan dan logistik. 

Adsense

"Penanganan dan langkah-langkah antisipasi dilaksanakan seluruh Unit organisasi PU.  Salah satunya, Tim Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah IV Provinsi NTT dengan membuka akses jalan nasional dan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah untuk melakukan monitoring kondisi terkini," kata Arief. 

Baca juga : 20 Personel Basarnas Bantu Evakuasi Korban Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki

Mobilisasi alat berat telah dilakukan sejak Senin (4/11) dengan mengerahkan 1 unit Wheel Loader untuk pembersihan material vulkanik, 1 unit water tank untuk penyiraman badan jalan, 1 unit truck crane, 1 unit pick up, dan 1 unit chain saw untuk kegiatan pemotongan ranting pohon. 

Selain itu, juga dilakukan pengerahan tenaga kerja  sebanyak 20 orang. 

Baca juga : Hari Pertama Di Akmil, Para Menteri Makan Malam Bersama Sambil Ngobrol

Ruas Waerunu - Larantuka merupakan akses utama dari Kota Maumere menuju Larantuka atau sebaliknya. Erupsi Gunung Api Lewotobi Laki-laki pada Minggu (3/11), sekitar pukul 23:57 WITA mengakibatkan ruas Jalan Waerunu – Larantuka, tepatnya di KM 217+100-KM 232+000 tertutup debu lumpur vulkanik dan pohon tumbang yang mengganggu arus lalu lintas. 

Saat ini, lalu lintas sudah berfungsi namun pengguna jalan tetap berhati-hati karena kondisi jalan licin pasca hujan dan di beberapa titik terdapat lubang akibat muntahan batu yang mengenai badan jalan. Kementerian PU telah memasang rambu peringatan dan menyiapkan posko siaga tanggap bencana di sekitar lokasi. 
 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense