Dark/Light Mode

Gandeng Polda Maluku

Forum Kerukunan Umat Beragama Gelar Diskusi Cegah Hoaks di Pilkada

Kamis, 18 Juli 2024 14:01 WIB
Gandeng Polda Maluku Forum Kerukunan Umat Beragama Gelar Diskusi Cegah Hoaks di Pilkada

RM.id  Rakyat Merdeka - Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) menggandeng Polda Maluku Utara menggelar Focus Group Discussion (FGD) terkait Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) Damai 2024.

FGD yang berlangsung di Batik HotTernate, Rabu (17/7/2024) kemarin, mengusung tema peran tokoh agama dalam menolak isu sara dan informasi hoax untuk mewujudkan Pilkada 2024 yang aman dan damai di Maluku Utara.

Ketua FKUB Maluku Utara, Adnan Mahmud usai kegitan menyatakan, hasil survei Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) yang dikeluarkan Bawaslu, Provinsi Maluku Utara berada di posisi ke 3 (tiga) paling rawan sementara IKP Polri, Maluku Utara berada di posisi ke 2 (dua).

Baca juga : Yuk! Nikmati Keseruan Bermain Dikejar Zombie, Hadir di LRT Jakarta

IKP yang dikeluarkan tersebut, paling rawan adalah informasi hoaks dan kampanye hitam.

Sehingga peran tokoh agama sangat dibutuhkan agar dapat berkontribusi dalam menciptakan situasi yang sejuk sehingga Pilkada dapat berjalan aman, damai dan sukses.

Selain hoaks dan kampanye hitam lanjut Adnan, isu yang harus di antisipasi adalah isu sara karena telah menyerang salah satu suku maupun agama untuk kepentingan pribadi.

Baca juga : Gandeng Polrestro Jaktim, JIEP Tingkatkan Keamanan Dan Patroli Di Kawasan Industri Pulogadung

“Maka itu kami berharap, kepada masyarakat terutama tokoh agama dan pemuda yang ikut dalam dialog, agar dapat memberikan pencerahan kepada masyarakat terkait dengan pemilu damai ke depan,” katanya.

Adnan mengingatkan, penyelenggara merupakan tingkat utama yang harus berposisi netral tanpa keberpihakan pada calon tertentu.

“Penyelenggara pemilu baik KPU maupun pengawas pemilu yaitu Bawaslu, harus netral dan menjaga serta mengawal hak suara yang sudah disalurkan masyarakat, karena kalau itu diselewengkan maka pasti muncul ketidakpercayaan masyarakat terhadap para penyelenggara,” pungkasnya.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.