Dark/Light Mode

Dubes RI Untuk Vatikan Michael Trias Kuncahyono Sampaikan Alasan Paus Kunjungi Indonesia

Kamis, 25 Juli 2024 07:10 WIB
Dubes Indonesia untuk Vatikan Michael Trias Kuncahyono. (Foto: Dok. KBRI Vatikan)
Dubes Indonesia untuk Vatikan Michael Trias Kuncahyono. (Foto: Dok. KBRI Vatikan)

RM.id  Rakyat Merdeka - Indonesia tengah menanti kedatangan pemimpin umat Katholik, Paus Fransiskus, yang rencananya akan berkunjung pada 3-6 September nanti. Meski bukan negara dengan jumlah populasi umat Katholik yang besar, Indonesia dipilih menjadi negara pertama di Asia yang disambangi Paus dalam kunjungan luar negerinya pada 2024.

Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Vatikan Michael Trias Kuncahyono mengatakan, Paus sangat mengagumi nilai-nilai yang diajarkan dalam Pancasila. Paus menilai, Indonesia sebagai negara yang sangat menjunjung nilai persatuan dan persaudaraan tanpa pandang bulu.

Dalam diskusi online berjudul Dialog Antar Umat Beragama: Memaknai Kunjungan Paus Bagi Umat Beragama dan Bangsa Indonesia, Selasa (23/7/2024), Dubes Trias mengaku mendapat banyak pertanyaan mengenai apa alasan Paus Fransiskus mengunjungi Indonesia.

Menurutnya, Indonesia merupakan negara ke-66 yang akan dikunjungi Paus Fransiskus dari total 184 negara yang menjalin hubungan dengan Vatikan.

Baca juga : Dubes Australia Untuk Indonesia Penny Williams Kunjungi Aussie Banget Corner Di Unsrat

“Artinya, baru sepertiga dari 184 itu,” ujar Dubes Trias.

Selain itu, menurut Trias, Indonesia patut dijadikan contoh bagi negara-negara lain. Karena Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika, Indonesia dinilai sangat menjunjung tinggi prinsip gotong royong, persaudaran dan rasa peduli sesama yang sangat tinggi.

Meski Indonesia juga memiliki gejolak sosial, terutama di dunia politik, sambung Dubes Trias, Paus melihat nilai persaudaraan yang ditanamkan Indonesia di dalam dan luar negeri sangat tulus dan perlu ditiru.

“Paus melihat Indonesia sebagai sahabat di hati. Meski ne­gara kita mayoritas dihuni Mus­lim, Paus merasa kita seba­gai saudaranya,” sambungnya.

Baca juga : Dubes Iwan Bogananta Fasilitasi Kerja Sama Produk Turunan Sawit Indonesia Di Bulgaria

Dubes Trias menegaskan, tak ada diplomasi ekonomi bahkan kepentingan politik dalam kunjungan Paus ke Indonesia. Yang ada kepentingan kemanusiaan, moralitas dan etika. Karena itu yang selalu dikampanyekan Paus Fransiskus.

 Dubes Trias menceritakan bagaimana dia bertemu Paus akhir tahun lalu. Saat itu, dia menyampaikan dan menjelaskan nilai-nilai Pancasila serta Bhinneka Tunggal Ika tersebut kepada Paus.

“Paus kagum. Saat itu, saya sampaikan lagi undangan kunjungan dari Pemerintah Indonesia, dan Paus sampaikan, ‘Saya akan datang ke negaramu,’” kenangnya.

Selama kunjungannya di Indonesia, Paus Fransiskus akan menghadiri berbagai agenda penting. Termasuk kunjungan kehormatan kepada Presiden Jokowi di Istana Merdeka, pertemuan antaragama di Masjid Istiqlal dan Misa Kudus di Stadion Gelora Bung Karno.

Baca juga : Dubes RI Untuk Tunisia Zuhairi Misrawi Gelar Kursus Bahasa Indonesia Selama Musim Panas

Selain Indonesia, Paus dijadwalkan mengunjungi berbagai negara di kawasan, yaitu Papua Nugini, Timor-Leste dan Singapura.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.