BREAKING NEWS
 

Prabowo & PM Wong Bahas 5 Isu Strategis Kerja Sama Bilateral, Berikut Rinciannya

Reporter & Editor :
UJANG SUNDA
Rabu, 6 November 2024 19:54 WIB
Presiden Prabowo Subianto (kanan) bersama PM Singapura Lawrence Wong (Foto: Setpres)

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Singapura, Lawrence Wong, di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (6/11/2024). Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana intensif dan konstruktif. Kedua kepala negara membahas berbagai isu strategis yang mencakup kerja sama bilateral dan tantangan kawasan.

Presiden Prabowo menjelaskan, diskusi tersebut mencakup lima aspek utama yang menjadi prioritas hubungan kedua negara. Pertama, terkait kerja sama pertahanan dan hukum. Indonesia dan Singapura sepakat untuk sepenuhnya melaksanakan perjanjian Defense Cooperation Agreement.

“Singapura dan Indonesia berkomitmen sepenuhnya melaksanakan perjanjian kerja sama pertahanan Defense Cooperation Agreement, termasuk pengaturan wilayah latihan militer,” ujar Prabowo, seperti keterangan Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden.

Baca juga : Prabowo Dan PM Wong Bahas Kerja Sama IKN-Food Estate

Kedua, terkait ekonomi. Singapura telah menjadi mitra dagang dan investor terbesar bagi Indonesia. Prabowo menyampaikan harapannya agar Singapura dapat memberikan akses pasar yang lebih luas bagi produk Indonesia melalui harmonisasi regulasi dan standar. Kedua negara juga sepakat untuk meningkatkan investasi Singapura di sektor prioritas seperti energi terbarukan, hilirisasi industri, ketahanan pangan, digital dan semikonduktor, kesehatan, serta Ibu Kota Nusantara (IKN).

Ketiga, aspek teknologi dan energi rendah karbon. Presiden Prabowo dan PM Wong membahas beberapa proyek penting yang sedang berjalan, termasuk interkoneksi listrik lintas batas dan pengembangan energi hijau seperti hidrogen hijau di Sumatera dan pembangkit listrik tenaga surya. Kedua pemimpin juga sepakat untuk menindaklanjuti kerja sama terkait teknologi penangkapan dan penyimpanan karbon (carbon capture and storage).

Adsense

Keempat, terkait ketahanan pangan turut menjadi fokus pembahasan. Presiden Prabowo dan PM Wong membahas potensi kerja sama dalam transfer teknologi dan pertukaran keahlian di bidang ketahanan pangan, khususnya di pertanian perkotaan dan pengembangan food estate.

Baca juga : Prabowo Cerita Pengalaman Sulitnya Ketum Partai Kurangi Perjalanan Dinas LN

"Kami sepakat untuk mempercepat penyelesaian MoU tentang kerja sama keamanan pangan dan teknologi pertanian," ungkap Prabowo.

Kelima, bidang pengembangan sumber daya manusia (SDM). Indonesia dan Singapura menyepakati peningkatan kerja sama dalam pendidikan, ilmu pengetahuan, teknologi, digitalisasi, dan program pertukaran profesional. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas SDM di kedua negara.

Selain isu bilateral, Presiden Prabowo dan PM Wong juga bertukar pandangan tentang situasi geopolitik di kawasan dan dunia. Keduanya memiliki pandangan yang sama mengenai pentingnya menjaga perdamaian dan keamanan, khususnya di tengah situasi geopolitik global yang semakin kompleks.

Baca juga : SIM Keliling Tangerang Kota Selasa 29 Oktober, Cek di Sini Lokasinya

Mengenai Timur Tengah, Presiden Prabowo menyatakan keprihatinannya terhadap situasi di Palestina dan Lebanon serta mendesak penghentian kekerasan segera. Ia juga menekankan pentingnya bantuan kemanusiaan yang tanpa hambatan serta solusi dua negara bagi Palestina dan Israel sesuai hukum internasional.

“Terkait Myanmar, kami sepakat untuk memastikan implementasi lima poin konsensus kkhususnya dialog nasional yang inklusif dan pengiriman bantuan kemanusiaan,” ucap Prabowo.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense