BREAKING NEWS
 

Berantas Oknum Judol

Komdigi Tanamkan Rasa Cinta Tanah Air

Reporter : SUSILO YEKTI
Editor : ABDUL SHOMAD
Selasa, 19 November 2024 07:25 WIB
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Angga Raka Prabowo. (Foto: Istimewa)

 Sebelumnya 
Dana yang digunakan untuk berjudi, tak menghasilkan manfaat produktif karena mengalir ke luar negeri. Selain dampak ekonomi, judi online juga merusak stabilitas rumah tangga dan produktivitas tenaga kerja.

“Banyak keluarga terjebak utang akibat ketergantungan pada judi online, memicu konflik internal hingga penurunan daya beli masyarakat berpenghasilan rendah,” tuturnya.

Dalam banyak kasus, menurutnya, judi online menyebabkan absensi kerja, penurunan produktivitas, hingga konflik di lingkungan kerja. Efeknya, perusahaan mengalami penurunan efisiensi operasional.

Baca juga : DKI Bentuk Satgas Cegah Kasus Kekerasan Seksual

“Sebab itu, penegakan hukum saja tidak cukup. Pemerintah harus meningkatkan literasi keuangan masyarakat agar mereka lebih memahami risiko finansial yang mengintai dari aktivitas ini,” ucapnya.

Di media sosial X, perbincangan soal judol tidak pernah padam.

“Presiden Prabowo sudah tegas menyatakan perang melawan judi online, penyelundupan, narkoba, korupsi, dan kebocoran anggaran. Itu merugikan kehidupan berbangsa dan bernegara. Tapi soal judi online saja, semua hanya mengenal jargon berantas judol, minim dalam tindakan di real life,” tulis akun @are_inismyname.

Baca juga : Juara Dunia MotoGP 2024, The Martinator Kubur Pecco

“Di live streaming YouTube atau semcamanya, banyak tuh komentar yang promosoin judol. Ini gimana ceritanya, kok mereka bisa sepede itu kirim link judol,” ujar akun @Tmpgmbuss.

Sementara itu, akun @RedArmyNika mengatakan, bila kantor pusat hingga para bandar judol berada di Kamboja, Pemerintah bisa mempertimbangan pelarangan untuk bekerja di Kamboja.

“Harusnya yang dilarang nomor 1 itu pekerja Indonesia jangan kerja ke Kamboja. Kalau nggak ada pekerja, website judol nggak akan bisa beroperasi,” tuturnya.

Baca juga : Medina Dina, 2 Tahun Dekat Dengan Gading

Akun @Paaamungkkast3g4ar menyampaikan, Pemerintah harus meningkatkan litarasi keuangan masyarakat, agar dapat memberantas judol.

“Masyarakat kita tuh, kalau lagi punya duit banyak atau sedikit, mikirnya duit bakal lebih banyak dengan cepat dan mudah kalau di judolin. Ini salah kaprah. OJK kemana ya? Harusnya, masyarakat diajarin investasi, nabung atau alihkan konsumsi ke hal yang produktif,” cuitnya.

Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Selasa, 19 November 2024 dengan judul Berantas Oknum Judol, Komdigi Tanamkan Rasa Cinta Tanah Air

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense