RM.id Rakyat Merdeka - Seorang pemimpin harus memiliki tiga kriteria utama, yaitu kompetensi, seni, dan intuisi. Pemimpin juga diibaratkan sebagai konduktor yang harus bekerja dengan sepenuh hati.
Hal ini disampaikan Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto saat menjadi narasumber dalam acara Leader Forum Jakarta bertema Membangun Sumber Daya Manusia Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang Berkualitas Menuju Kota Global. Acara ini berlangsung di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (18/2/2025).
"Memimpin ibarat menjadi konduktor. Konduktor harus memiliki tiga keterampilan utama: kompetensi, seni, dan intuisi," ujar Bima.
Bima menjelaskan bahwa kompetensi sangat penting agar seorang pemimpin dapat memahami risiko dari setiap kebijakan yang diambil.
Baca juga : Darmizal: Punya Rekam Jejak Lengkap, Kepemimpinan Prabowo Tak Perlu Diragukan
“Pemimpin yang memiliki kompetensi dapat menyatakan dengan tegas ke mana arah kota ini, bagaimana mencapainya, jalannya melalui mana, dan bagaimana ia akan turun langsung memimpin,” paparnya.
Selain kompetensi, Bima menekankan pentingnya seni dalam kepemimpinan agar roda pemerintahan berjalan dengan baik.
Ia menyoroti bagaimana pemimpin harus mampu memadukan ketegasan dengan kasih sayang.
“Saya belajar banyak tentang bagaimana memadukan ketegasan dan kasih sayang. Karena kasih sayang tanpa ketegasan itu lemah, sedangkan ketegasan tanpa kasih sayang adalah kezaliman,” tambahnya.
Baca juga : Polri Temukan Jenazah Awak Media Yang Hilang Dalam Ledakan Speedboat
Dalam membahas ketegasan, Bima mengutip sosok mantan Gubernur DKI Jakarta Ali Sadikin sebagai contoh pemimpin yang memiliki keberanian dan ketegasan tinggi.
“Tidak ada habis-habisnya cerita tentang ketegasan beliau,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Bima menekankan bahwa intuisi juga merupakan elemen krusial dalam kepemimpinan.
Ia menilai, kebijakan pemerintahan akan berjalan lebih selaras jika pemimpin memiliki intuisi yang baik.
Baca juga : Puan Beri Pembekalan Kader Banteng Untuk Fokus Pada Program Kerakyatan
“Jika tidak ada seni, tidak akan ada harmoni. Jika tidak ada intuisi, tidak akan ada sinergi,” tandasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bima juga mengapresiasi kinerja Penjabat (Pj.) Gubernur DKI Jakarta Teguh Setyabudi.
Ia menilai Teguh adalah sosok berdedikasi tinggi dalam menjalankan tugasnya.
“Terima kasih atas kerja keras Bapak. Walaupun masa jabatannya singkat, semoga dapat dilanjutkan oleh Gubernur baru,” pungkasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.